Angka Penemuan Ular Tinggi, Begini Imbauan Dinkes Kabupaten Bogor

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas dinas pemadam kebakaran melakukan evakuasi seekor ular King Kobra (Ophiophagus Hannah) saat ditemukan di kawasan permukiman warga Jakasampurna, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

    Petugas dinas pemadam kebakaran melakukan evakuasi seekor ular King Kobra (Ophiophagus Hannah) saat ditemukan di kawasan permukiman warga Jakasampurna, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Bogor - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengimbau setiap rumah sakit untuk menyiapkan serum anti bisa ular. Imbauan itu disampaikan berkaitan dengan banyaknya ditemukan ular di sekitar Kabupaten Bogor.

    "Bahkan jika terdapat rumah sakit ataupun puskesmas yang tidak memiliki bisa menghubungi Dinkes Kabupaten Bogor," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif di Cibinong, Ahad, 22 Desember 2019.

    Menurut Dedi, angka penemuan ular kobra di wilayah Kabupaten Bogor selama beberapa pekan ke belakang cukup tinggi. Hal tersebut membuat pihaknya siaga satu dalam penyediaan serum untuk berbagai RS di Kabupaten Bogor.

    “Kalau dibiarkan memang ini sangat berbahaya. Kita tidak pernah tahu kapan ular tersebut akan menyerang. Yang penting kami sudah mempersiapkan dulu ketersediaannya,” kata Dedi.

    Dedi mengatakan serum itu berfungsi untuk menghindari kondisi korban memburuk akibat racun dari bisa ular. Sehingga, serum anti bisa ular ini hanya diberikan ketika seorang pasien terbukti atau diduga telah digigit ular berbisa.

    Sedangkan penggunaan serum anti bisa ular ini bergantung pada berapa banyak racun yang masuk ke dalam tubuh melalui bisa serta jenis dan ukuran ular.

    Sementara itu, Komandan Regu Rescue 1 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengatakan bahwa sepanjang 2019, terdapat 70 ekor ular kobra yang berhasil diamankan petugas di wilayah Kabupaten Bogor.

    Sebanyak 70 ekor ular itu ditemukan di beberapa titik yang terbagi di dua kecamatan. Di Kecamatan Tajurhalang sebanyak tiga titik dan di Kecamatan Cibinong terdapat satu titik. “Walaupun sudah menemukan banyak anakan dan telurnya. Untuk keberadaan induknya sendiri masih kami cari. Kami mengimbau kepada masyarakat, yang menemukan ular kobra bisa langsung menghubungi kami,” kata Arman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.