Stasiun Serpong Rusak Diterjang Angin, KCI: Pelayanan Normal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menunggu berangkatnya  Kereta Rel Listrik (KRL) di stasiun Serpong, Tangerang, Senin  (5/11). ANTARA/ M. Luthfi Rahman

    Penumpang menunggu berangkatnya Kereta Rel Listrik (KRL) di stasiun Serpong, Tangerang, Senin (5/11). ANTARA/ M. Luthfi Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI Anne Purba memastikan pelayanan penumpang kereta di Stasiun Serpong berjalan normal hari ini pasca kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang. Menurut Anne, hujan deras serta angin kencang menyebabkan plafon stasiun rusak dan pohon tumbang, pada Minggu sore, 22 Desember 2019.

    "Aktivitas di stasiun akan berjalan seperti biasa," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin, 23 Desember 2019.

    Kemarin hujan melanda kawasan Stasiun Serpong. Plafon lobi stasiun rusak dan berantakan jatuh ke dalam area hall stasiun. Alhasil, area hall dan pintu masuk stasiun sempat tak dapat digunakan.

    Anne berujar petugas segera membersihkan dan menormalisasi area stasiun serta parkiran. Lobi stasiun dapat digunakan kembali sejak Minggu malam. Pelayanan di stasiun dan operasional kereta pun berjalan normal. "Sejak kejadian kemarin sore, aktivitas layanan bagi penumpang, transaksi tiket, maupun operasional perkeretaapian dapat berlangsung normal," jelas dia.

    Informasi ihwal kerusakan di Stasiun Serpong beredar di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @jktinfo tampak plafon stasiun terbuka setelah diterjang hujan dan angin kencang. Bahkan, material plafon terbang hingga jatuh ke dalam stasiun. Dua orang tampak keluar dari hall stasiun dibantu oleh petugas keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.