Dinas DKI Akui Miskomunikasi Soal Penghargaan Colosseum, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi B DPRD DKI bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar rapat terkait penghargaan Adikarya Wisata buat diskotek Colosseum Club, di DPRD, Senin 23 Desember 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    Komisi B DPRD DKI bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar rapat terkait penghargaan Adikarya Wisata buat diskotek Colosseum Club, di DPRD, Senin 23 Desember 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI mengakui ada miskomunikasi dalam penghargaan Adikarya Wisata untuk Diskotek Colloseum Club yang kemudian dibatalkan.

    "Jadi memang di internal dinas ada miskomunikasi sehingga terjadi hal yang ada di media kemarin," ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sri Haryati di Komisi B DPRD, Senin 23 Desember 2019.

    Sri menjelaskan miskomunikasi tersebut yaitu adanya surat teguran kepada Karaoke 1001 yang di dalamnya ada Diskotek Colosseum, namun surat teguran tersebut tidak sampai ke tim penilai.

    Surat teguran tersebut berdasarkan hasil razia BNN Provinsi DKI pada Oktober 2019 lalu,yang merekomendasikan adanya pembinaan kepada Diskotek Colosseum di Hotel 1001.

    Sehingga kata Sri, dalam penilaian surat teguran itu tidak menjadi pertimbangan penjurian dan Colosseum mendapatkan penghargaan.  "Surat teguran ini tidak terinfokan ke penjurian," ujarnya.

    Sri mengatakan atas kesalahan tersebut sejumlah pejabat dan pegawai terkait tengah diperiksa oleh inspektorat. "Sekarang lagi ditangani inspektorat kenapa sudah mendapatkan teguran tapi bisa dapat penghargaan," ujarnya.

    Ketua Komisi B Abdul Aziz menyesalkan kesalahan tersebut karena akan mencoreng nama baik Pemerintah DKI dan DPRD. "Ini bukan hanya Gubernur saja yang disalahkan, kami DPRD juga akan ditanyakan," ujarnya terkait gaduh penghargaan Diskotek Colosseum tersebut.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.