Ibra Azhari Kunci Rumah Saat Ditangkap, Polisi Dobrak Pintu

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibra pertama kali ditangkap karena narkoba pada 31 Agustus 2000 dan divonis setahun penjara. Pada tahun 2003, Ibra tertangkap karena menyimpan narkoba dan divonis 15 tahun penjara oleh pengadilan. Di dalam tahanan kemudian Ibra kembali menjadi sorotan karena dalam urinenya mengandung zat amphetamin yang berasal dari penggunaan narkoba. Ia kembali ditangkap karena kasus narkoba di Jalan Sunset, Seminyak, Denpasar, Bali, 24 Agustus 2010. Dok.TEMPO

    Ibra pertama kali ditangkap karena narkoba pada 31 Agustus 2000 dan divonis setahun penjara. Pada tahun 2003, Ibra tertangkap karena menyimpan narkoba dan divonis 15 tahun penjara oleh pengadilan. Di dalam tahanan kemudian Ibra kembali menjadi sorotan karena dalam urinenya mengandung zat amphetamin yang berasal dari penggunaan narkoba. Ia kembali ditangkap karena kasus narkoba di Jalan Sunset, Seminyak, Denpasar, Bali, 24 Agustus 2010. Dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor lawas, Ibrahim Salahuddin atau Ibra Azhari sempat mengunci rumahnya di Jalan Batu Merah, Pasar Minggu, Jakarta Selatan saat akan ditangkap oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu lalu, 21 Desember 2019.

    "Terakhir kita laporkan ke ketua RT di sana untuk mendobrak rumah, dan akhirnya menemukan yang bersangkutan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers di kantornya, Senin, 23 Desember 2019.

    Yusri mengatakan, pemain peran dalam film 'Bergairah di Puncak' itu ditangkap karena ketahuan akan memesan sabu dari seseorang. Kasus bermula saat penyidik meringkus pengedar berinisial IS di hari yang sama dengan penangkapan Ibra Azhari. Setelah mendalami kasus, IS diketahui akan menerima sejumlah narkoba dari seorang perempuan berinisial MH.

    Polisi lantas menangkap MH. Setelah diinterogasi, MH diketahui juga akan mengantarkan sabu ke salah satu publik figur yakni Ibra Azhari. Polisi lantas bergegas ke rumah Ibra Azhari dan menangkapnya."Di rumah hanya ada IB sendiri dan penjaga rumah," ujar Yusri.

    Yusri belum menjelaskan berat bruto sabu yang disita dari tangan Ibra Azhari. Begitu pun dengan alasan Ibra Azhari kembali menggunakan sabu. Seperti diketahui, saudara kandung dari Ayu, Sarah dan Rahma Azhari itu telah beberapa kali ditangkap karena kasus narkoba. Di antaranya pada tahun 2003 dan 2010.

    Setelah menangkap Ibra Azhari, IS dan MH, polisi kembali meringkus empat orang lain keesokan harinya, Ahad, 22 Desember 2019. Yusri mengatakan penyidik sedang mendalami peran ketujuh tersangka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.