Jembatan Lengkung Roboh, Pengunjung Dilarang Masuk Utan Kemayoran

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengunjungi area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Utan Kemayoran di kawasan Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Ruang terbuka ini dijadikan sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan konservasi. ANTARA/Galih Pradipta

    Warga mengunjungi area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Utan Kemayoran di kawasan Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Ruang terbuka ini dijadikan sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan konservasi. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Patahnya jembatan lengkung di dalam Kawasan Utan Kemayoran membuat pengunjung hingga petugas kebersihan dilarang masuk pada Senin siang, 23 Desember 2019.

    Pantauan Antara di sekitar Jalan Benyamin Sueb terlihat belasan petugas kebersihan pengelolaan kompleks kemayoran dari Kementerian Sekretariat Negara, tidak bisa masuk untuk menyimpan peralatan kerja mereka. Para petugas itu terlihat melemparkan alat kebersihan itu melewati pagar pembatas, yang selanjutnya dikumpulkan rekan mereka yang berada di dalam pagar kawasan.

    Sementara itu, belasan pengunjung yang ingin memasuki area kawasan juga dihalangi oleh petugas keamanan. Petugas keamanan tidak memberikan alasan yang jelas mengapa kawasan itu ditutup untuk pengunjung. "Saya sekeluarga dari Bekasi, ingin melihat keindahan Utan Kemayoran seperti saat diresmikan, Sabtu kemarin," kata Rachmat.

    Dia mengakui, jika mengetahui informasi terkait patahnya jembatan di dalam kawasan. Tetapi ia dan keluarga berharap kawasan itu tidak ditutup secara keseluruhan.

    Di waktu yang sama, puluhan petugas keamanan yang berjaga di dalam dan luar kawasan Utan Kemayoran menghalangi sejumlah wartawan yang melakukan peliputan.

    Petugas mengusir jurnalis tanpa alasan jelas dan terus menjaga kawasan dari luar agar tidak ada yang bisa mendekati. Sementara itu, pintu masuk utama terlihat ditutup dengan spanduk putih, sebagai tanda kawasan itu tidak bisa dimasuki untuk umum.

    Sebelumnya Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek atau PPK Kemayoran Medi Kristianto mengatakan Utan Kemayoran mengusung konsep "Three Wonderfull Journey", yaitu jelajah hutan, ekspedisi mangrove dan area bermain air yang mewakili tiga karakter utama Utan Kemayoran.

    "Hari ini dibuka Utan Kemayoran, diharapkan besok sudah bisa diakses masyarakat terutama di Utara Jakarta, 'free' bebas biaya tanpa dipungut biaya, silakan beraktivitas di sini," kata Medi saat peresmian, Sabtu, 21 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.