Revitalisasi TIM, Jakpro Klaim Sudah Akomodir Masukan Seniman

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi pembangunan hotel atau Wisma TIM di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, 26 November 2019. Pembangunan hotel menjadi bagian dari rencana revitalisasi kawasan TIM yang ditargetkan rampung pada 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Lokasi pembangunan hotel atau Wisma TIM di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, 26 November 2019. Pembangunan hotel menjadi bagian dari rencana revitalisasi kawasan TIM yang ditargetkan rampung pada 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyatakan sudah mengakomodir masukan dari seniman untuk merancang ulang proyek revitalisasi TIM atau Taman Ismail Marzuki di Cikini, Jakarta Pusat.

    "Konsepnya sudah kami terima lama, saat ini sedang didiskusikan dengan arsitek untuk redesign. Banyak masukan seniman juga yang dipertimbangkan," kata Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto di Balai Kota DKI, Senin, 23 Desember 2019.

    Menurut Wahyu, masukan dari seniman tersebut, termasuk pengadaan amphiteater, kineforum serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang naik dari 11 persen jadi 27 persen. "Adapun masalah hotel itu missinfo, mudah-mudahan jika revisi final, bisa terwujud itu semua. Tapi bagaimanapun kami fasilitasi wisma untuk para seniman," kata dia.

    Setelah revitalisasi usai, kata Wahyu, Jakpro akan menjadi pengelola untuk melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana yang saat ini ada di Subbidang pemeliharaan sarana dan prasarana Unit Pelaksana Teknis (UPT) TIM. "Jadi ini memang usulan kami bahwa setelah ini jadi, Jakpro akan mengelola khusus pemeliharaan dan maintenance," ujarnya.

    Sedangkan untuk program kesenian akan melalui Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sebagai kurator. Nantinya dari hasil kurasi itu akan ditampilkan di TIM. "Jadi Jakpro enggak ambil pengelolaan keseniannya, tapi hanya bidang pemeliharaan sarpras. Jadi sebetulnya ini klop," kata Wahyu.

    Sebelumnya Jakpro bersama Pemprov DKI Jakarta dimediasi oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta dengan seniman-seniman yang beraktivitas di TIM untuk mengungkapkan aspirasinya terkait revitalisasi TIM. Tujuannya untuk memberikan gagasan pengelolaan TIM yang lebih baik.

    Fraksi PDI Perjuangan ingin agar pengelolaan TIM yang lebih baik tanpa menghilangkan roh TIM sebagai pusat kebudayaan. "Karenanya kami inisiasi pertemuan Jakpro ini agar harapan dan gagasan dari para seniman tersampaikan," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.