Pengedar 210 Kilogram Ganja Tewas Ditembak Polisi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti nakotika usai ungkap kasus pemusnahan hasil tindak pidana narkotika di Lapangan Parkir BNN, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. BNN memusnahkan barang bukti berupa 1.648.744 butir PCC, 56.921 gram serbuk PCC, 2.015 butir ekstasi, dan 57.882,06 gram ganja dari tiga kasus yang berhasil diungkap. ANTARA

    Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti nakotika usai ungkap kasus pemusnahan hasil tindak pidana narkotika di Lapangan Parkir BNN, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. BNN memusnahkan barang bukti berupa 1.648.744 butir PCC, 56.921 gram serbuk PCC, 2.015 butir ekstasi, dan 57.882,06 gram ganja dari tiga kasus yang berhasil diungkap. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali membongkar sindikat pengedar narkoba kelas kakap jaringan Sumatera dan Jawa. Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap dua orang bandar yang menjadi akan mengedarkan 210 kilogram ganja di Jakarta. Ganja itu disembunyikan tersangka di mobil dan disamarkan dengan barang lain.

    "Awalnya tim menangkap seseorang berinisial DM di daerah Ciputat pada Jumat, 20 Desember. Saat itu ada rekannya yang melarikan diri menggunakan motor," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa, 24 Desember 2019.

    Setelah menangkap DM, polisi melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya. Dua hari kemudian polisi menangkap tersangka berinisial DS di Ciloto, Jawa Barat. Dari dia polisi mendapat informasi bahwa ratusan kilogram ganja itu didapat dari seseorang di Sumatera berinisial D.

    "Saat itu DS coba menunjukkan DPO yang lain. Di tengah jalan saat mau menuju kediaman pelaku, dia berusaha melawan petugas. Dengan tindakan tegas terukur, DS dilumpuhkan (ditembak)," kata Yusri.

    Polisi sudah mencoba membawa DS ke RS Polri, namun nyawanya tak terselamatkan. Saat ini polisi masih terus mencari buronan lainnya dari kasus tersebut.

    Dari pemeriksaan polisi, diketahui DS merupakan residivis untuk kasus serupa. Ia telah empat kali melakukan penyelundupan narkoba ke Jawa dari Sumatera. Ia dan komplotannya berencana mengedarkan ganja tersebut pada malam tahun baru 2020.

    "Imbauan kepada seluruh pelaku pengedar, kami akan tindak tegas, apalagi menjelang malam tahun baru," kata Yusri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.