Sita Bukti Lamborghini dalam Kondisi Rusak, Polisi Curigai Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bukti senjata api yang disita dari Abdul Malik, pemilik mobil mewah Lamborghini yang menjadi tersangka penodongan terhadap dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu 13 Desember 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Bukti senjata api yang disita dari Abdul Malik, pemilik mobil mewah Lamborghini yang menjadi tersangka penodongan terhadap dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu 13 Desember 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan mendalami alasan Lamborghini dipakai hingga rusak karena menabrak trotoar. Sebelumnya, mobil mewah itu sudah ditetapkan disita sebagai barang bukti dalam kasus penggunaan dan penodongan senjata api oleh pemiliknya terhadap pelajar di Kemang, Jakarta Selatan. 

    "Kami belum tahu apakah ada upaya untuk menyembunyikan, dalam keterangannya cuma dibawa adiknya," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Andi Sinjaya Ghalib, Selasa 24 Desember 2019.

    Andi mengatakan mobil Lamborghini tersebut disita lantaran digunakan pelaku saat melakukan penodongan dan penembakan senjata api kepada dua siswa SMA pada Sabtu 23 Desember 2019. Hanya, Andi mengaku belum sempat menyitanya hingga Selasa dengan alasan fokus ke penangkapan Abdul Malik, pemilik mobil dan tersangka penodongan.

    "Tapi saat penangkapan pelaku sudah kami sampaikan kendaraan tersebut kami sita dan meminta pemilik untuk segera menyerahkan mobilnya," kata Andi.

    Kepolisian Resor Jakarta Selatan telah menangkap pengemudi mobil Lamborghini Abdul Malik, tersangka kasus penodongan senjata api kepada dua pelajar SMA di Kemang, Jakarta Selatan. M JULNIS FIRMANSYAH

    Untuk menguatkannya, Andi menambahkan kalau polisi telah menyita kunci mobil bernomor polisi B 27 AYR tersebut. Namun tanpa sepengetahuan tersangka, mobil Lamborghini disebut dibawa oleh adiknya keluar rumah dan mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Sudirman.

    Mobil Lamborghini warna oranye itu akhirnya tiba di Markas Polres Jakarta Selatan dengan cara diderek pada Selasa sore. Hidung mobil itu tampak rusak dan mobil tak bisa dioperasikan. 

    Pemilik mobil itu, Abdul Malik, ditangkap setelah polisi menerima laporan dari orang tua siswa terkait aksi koboi jalanan tersebut. Abdul dilaporkan mengancam dengan menodongkan pistol dan bahkan menembakkannya ke udara hanya karena tidak senang dengan ucapan kedua pelajar, "wah mobil bos neh."

    Pemilik Lamborghini dan senjata api itu saat ini dijerat Pasal 335 dan Pasal 336 KUHP diancam hukuman penjara satu tahun. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.