Muncul dari Semak, Ular Kobra Hantui Warga di Cipinang Melayu

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sembilan ekor anak ular kobra dievakuasi petugas Damkar Jakarta Timur dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    Sembilan ekor anak ular kobra dievakuasi petugas Damkar Jakarta Timur dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    TEMPO.CO, Jakarta - Belasan anak ular kobra diketahui berkeliaran di permukiman warga RW 05 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Anak-anak ular berbisa itu disebut kerap bermunculan baik siang maupun malam dari kawasan semak pinggir jalan menuju halaman rumah warga.

    Diran Anam (45), warga RT 2, memperkirakan tidak kurang dari 18 anak ular kobra yang saat ini berkeliaran. Kehadiran ular-ular itu yang mengundang petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur datang pada Kamis siang, 26 Desember 2019. 

    "Empat ekor di antaranya berhasil saya tangkap bersama warga. Saat ini proses pencarian masih dilakukan empat petugas Damkar," katanya saat memasuki petang.

    Anak ular kobra yang sudah berhasil ditangkap diperkirakan baru menetas dari telurnya dua pekan lalu. Mereka kini berukuran serupa jari tengah orang dewasa.
     
    Perburuan oleh warga dilakukan menggunakan gagang sapu dan sejumlah peralatan kayu. "Satu ekor saya getok pakai gagang sapu dan mati. Saya takut dipatuk karena berbisa," kata Diran lagi.

    Dia menduga kemunculan belasan ular kobra di lingkungan mereka imbas terganggunya habitat. "Tadinya kobra ini ada di belakang kebun, tapi kena gusur. Itu kan habitat dia (ular)," katanya.

     
    Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, petugas evakuasi disebar ke sejumlah penjuru permukiman itu. Termasuk ke lokasi yang diduga sarang ular bertelur di sebelah rumah Diran.
     
    "Usai pencarian selama 1,5 jam, petugas belum menemukan keberadaan ular lainnya. Pencarian dihentikan pukul 17.38 WIB," kata Gatot. Dia menambahkan, menunggu kabar lanjutan dari warga setenpat manakala ular-ular kobra tersebut kembali terlihat.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.