Warga Cipinang Melayu Duga Ular Kobra Masih Ada di Wilayahnya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Damkar Jakarta Timur berusaha menangkap ular kobra dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. Semenjak memasuki musim hujan penampakan anak ular kobra terjadi di sejumlah wilayah di Bogor, Bekasi dan Jakarta.  ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    Petugas Damkar Jakarta Timur berusaha menangkap ular kobra dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. Semenjak memasuki musim hujan penampakan anak ular kobra terjadi di sejumlah wilayah di Bogor, Bekasi dan Jakarta. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

    TEMPO.CO, Jakarta -Warga Jalan Pangkalan Jati V Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, menduga masih banyak ular kobra yang bersembunyi di lingkungan tempat tinggal mereka.

    Warga RT2 RW5 Cipinang Melayu, Diran Anam, 45 tahun, mengatakan tetangganya melihat ada ular kobra dewasa yang masih berkeliaran di sekitar rumah mereka.

    "Kemarin ditemukan empat yang masih kecil dan kami matikan. Tapi ada yang ular dewasa belum tertangkap," kata Diran saat ditemui di rumahnya, Jumat, 27 Desember 2019.

    Diran mengatakan ular dewasa yang dilihat tetangga di depan rumahnya, bernama Mbah Diman, berukuran lebih besar dari gagang sapu.

    Ular tersebut terlihat di sela-sela kebun yang berada di belakang dapur rumah Mbah Diman.

    Warga, kata dia, telah meminta petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, untuk membantu mencari ular berbisa tersebut. Empat petugas Damkar telah terjun melakukan pencarian pada Selasa kemarin. Namun, petugas belum berhasil menemukan ular tersebut.

    "Kami masih waswas. Sebab di lingkungan rumah kami banyak anak-anak."

    Ia menduga ada belasan ular kobra yang masih belum ditemukan.

    Sebab, kata dia, ular kobra sekali berkembang biak bisa menghasilkan 14-18 telur. "Yang empat kami matikan kemarin perkiraan usianya baru satu sampai dua Minggu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.