Musim Liburan, TMII Gelar Pertunjukan Edukasi Hadapi Ular Kobra

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perawat satwa Museum Komodo dan Taman Reptil TMII menunjukkan cara menghadapi ular kobra dengan menggunakan alat pengaman, Jumat 27 Desember 2019. Pertunjukan ini mengisi musim liburan 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Perawat satwa Museum Komodo dan Taman Reptil TMII menunjukkan cara menghadapi ular kobra dengan menggunakan alat pengaman, Jumat 27 Desember 2019. Pertunjukan ini mengisi musim liburan 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Museum Komodo dan Taman Reptil Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengadakan edukasi cara menangani ular berbisa setiap akhir pekan sejak 20 Desember hingga 5 Januari 2019. Tema edukasi reptil yang dipilih di musim liburan kali ini menyesuaikan banyaknya temuan ular kobra di tengah permukiman di Jakarta dan sekitarnya.

    "Jadi kami beri edukasi bagaimana sikap kita jika melihat ular berbisa di hadapan kita," kata Kepala Museum Komodo TMII, Fitriana, saat ditemui di kantornya, Jumat 27 Desember 2019.

    Ia menuturkan, pertunjukan edukasi reptil ini hanya dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Pengunjung TMII masih bisa melihat pertujukan edukasi ini pada 28-29 Desember 2019 dan 4-5 Januari 2020. "Masih ada empat kesempatan jika warga ingin melihat pertunjukan ini," katanya.

    Pemelihara satwa Taman Reptil, kata dia, bakal menunjukkan cara menangani ular berbisa seperti ular kobra. Dalam pertunjukan itu, menurut Fitriana, petugas yang terlatih bakal mengajarkan pengunjung langkah-langkah sederhana. "Yang pasti jangan sampai dengan tangan kosong langsung menangkapnya," ujarnya.

    Perawat satwa Museum Komodo dan Taman Reptil TMII menunjukkan cara menghadapi ular kobra dengan menggunakan alat pengaman, Jumat 27 Desember 2019. Pertunjukan ini mengisi musim liburan 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Dalam pertunjukan itu pemelihara satwa menganjurkan pengunjung untuk menjaga jarak aman dan mencari tongkat serta ember atau kontainer. Tujuan ember atau kontainer adalah untuk mengisolasi ruang gerak ular kobra kalau kita tidak mampu menangkapnya. 

    Selain edukasi menangani ular kobra, pengunjung juga bisa memancing buaya untuk memberinya makan dalam pekan edukasi yang sama. Pengunjung pun bisa berfoto bersama reptil yang ada di Taman Reptil dengan pengawas petugas terlatih.

    "Selain mendapatkan pengalaman, berkunjung ke Taman Reptil bakal dapat pengetahuan tambahan," ujar Fitriana. "Apalagi sekarang sedang heboh teror ular kobra. Jadi pengunjung tahu bagaimana harus menghadapi ular atau reptil lain jika bertemu secara tidak sengaja."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.