Kecelakaan di Tol Batang-Semarang Diduga Karena Rem Bus Blong

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan mobil pecah ban di Tol Jagorawi pada Ahad pagi, 15 Spetember 2019. Foto diambil dari cuplikan video yang tersebar di aplikasi perpesanan singkat

    Kecelakaan mobil pecah ban di Tol Jagorawi pada Ahad pagi, 15 Spetember 2019. Foto diambil dari cuplikan video yang tersebar di aplikasi perpesanan singkat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung kilometer 414 Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu malam, 28 Desember 2019. Kecelakaan yang melibatkan dua bus dan satu minibus itu terjadi sekitar pukul 20.10 WIB.

    Direktur Utama PT Jasamarga Semarang-Batang, Arie Irianto, mengatakan kecelakaan tersebut membuat dua bus Kramatjati dan PJT terbakar. "Polisi Jalan Raya (PJR) serta petugas pemadam kebakaran langsung mengevakuasi korban dan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian," kata Arie melalui keterangan tertulisnya.

    Ia menuturkan kecelakaan ini terjadi saat bus Kramatjati bernomor polisi B 7450 TGA hilang kendali karena diduga mengalami rem blong. Bus Kramatjati tersebut kemudian menabrak belakang bus PJT yang ada di depannya saat sedang melakukan transaksi di akses masuk Gardu nomor 13 GT Kalikangkung.

    Bus PJT kemudian terdorong hingga oleng ke kanan dan menabrak water barrier serta kendaraan Innova H 732 UK hingga masuk parit. "Kecelakaan ini menyebabkan satu korban luka berat dan beberapa korban luka ringan," ucap Arie.

    Para korban, lanjut dia, saat ini masih dalam tahap pendataan. Seluruhnya telah dibawa ke Rumah Sakit Tugu Semarang. Api yang berkobar dari dua bus yang terbakar telah dipadamkan sejak pukul 20.20 dan lalu lintas pun kembali normal.

    Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan baik pengusaha angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Kendaraan yang tidak layak operasi akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya, seperti kasus rem blong yang tidak berfungsi maksimal dalam kejadian ini.

    "Kami imbau pengguna jalan untuk beristirahat jika lelah ataupun mengantuk dengan memanfaatkan rest area, terutama bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan panjang," tutur Arie.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.