Dukung Formula E, Transjakarta Akan Operasikan 20 Bus Listrik

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus listrik dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang bakal diuji coba dalam Karnaval Langit Biru Jakarta terparkir di dekat Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    Bus listrik dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang bakal diuji coba dalam Karnaval Langit Biru Jakarta terparkir di dekat Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana mengoperasikan 20 bus listrik saat penyelenggaraan Formula E tahun depan. Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta Yoga Adiwinarto mengatakan, bus bakal mengantar pengunjung ke lokasi perhelatan Formula E.

    "Rencananya ada 20 unit yang akan kami dorong untuk uji coba dan mendukung pengunjung, penonton untuk menggunakan bus listrik di rute-rute yang menghubungkan dengan venue," kata Yoga saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin, 30 Desember 2019.

    Menurut Yoga, uji coba pertama ditargetkan mulai pertengahan Januari 2020. Di bulan yang sama, lanjut dia, surat tanda nomor kendaraan (STNK) bus listrik diperkirakan terbit.

    Bus listrik tak bisa melintas di jalan raya apabila belum memiliki STNK. Karena itulah, dalam pra uji coba yang sedang berjalan, bus listrik hanya beroperasi di kawasan tempat wisata seperti Monas, Jakarta Pusat.

    Transjakarta menargetkan dua bus listrik diuji coba tahun depan. Yoga berujar pembuatan STNK untuk dua bus pertama ini membutuhkan proses lama karena menjadi pionir. Itu artinya, Yoga menambahkan, pembuatan STNK untuk bus-bus selanjutnya bakal lebih mudah dan cepat.

    "Begitu sudah tembus satu, (STNK) yang lain tinggal mengikuti," ucap dia.

    Formula E adalah ajang balap mobil listrik internasional. Gubernur DKI Anies Baswedan pada Agustus lalu telah mendeklarasikan bahwa Jakarta akan menjadi tuan rumah Formula E selama 5 tahun ke depan mulai 2020. Sebagai tuan rumah, pemerintah DKI wajib membayar commitment fee Rp 396 miliar setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.