Banjir 0,5 Meter Ganggu Malam Tahun Baru Warga Rawalumbu Bekasi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi jalan terendam banjir di perumahan Cahaya Kemang Permai, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 4 November 2019. Banjir akibat jebolnya tanggul kali tersebut menyebabkan permukiman warga terendam banjir dengan ketinggan mencapai 30 cm - 60 cm. ANTARA

    Warga melintasi jalan terendam banjir di perumahan Cahaya Kemang Permai, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 4 November 2019. Banjir akibat jebolnya tanggul kali tersebut menyebabkan permukiman warga terendam banjir dengan ketinggan mencapai 30 cm - 60 cm. ANTARA

    TEMPO.CO, Bekasi - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi sejak petang membuat Perumahan Bumi Bekasi Baru di Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, terendam banjir. Ketinggian air mencapai setengah meter tidak hanya merepotkan banyak rumah tangga tapi juga mengganggu rencana perayaan malam tahun baru warga setempat.

    "Banjir sudah ada yang masuk ke rumah, ada juga yang enggak, karena rumahnya sudah ditinggikan," kata Badru Zamal, warga perumahan itu, pada Selasa malam, 31 Desember 2019.

    Menurut dia, banjir mulai terjadi sejak pukul 17.00 WIB. Namun, sampai dengan pukul 20.00 WIB, genangan setinggi 50 sentimeter tersebut belum juga surut. Sedangkan, daerah itu masih diguyur hujan, meski tak selebat dua jam sebelumnya.

    "Salurannya meluap, kemudian banyak sampah dari hulu yang menyumbat," ujar Badru mengira-ngira penyebab banjir itu.

    Ia mengatakan, ada ratusan rumah yang terdampak banjir tapi tak ada yang sampai mengungsi. Adapun rencana perayaan malam pergantian tahun pun belum disiapkan karena ada banjir itu.

    "Lokasi masih sepi, enggak tahu kalau sudah surut, mungkin ada yang bakar-bakar ikan atau ayam," ucap warga RT 04 RW 30 ini.

    Wakil Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono, mengatakan seluruhnya ada lima titik banjir di wilayah setempat pada malam ini. Ketinggiannya bervariasi 10-50 sentimeter. "Ada di Rawalumbu, Mutiara Gading Timur, Bintara, Jalan Siliwangi, dan Jalan perjuangan," kata Karsono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.