Banjir di Tol Layang Japek Surut, Lalu Lintas Normal Lagi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir di Tol Layang Jakarta-Cikampek, tepatnya kilometer 30+200 mengarah Jakarta,di sudah surut sejak pukul 19.20 WIB. Arus lalu lintas di ruas jalan tersebut pun kembali normal.

    "Saat ini kedua jalur, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek beroperasi normal dan aman dilalui oleh pengguna jalan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam, 31 Desember 2019.

    Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi genangan air di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated. Banjir disebutnya terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di luar biasanya.

    Curah hujan itu yang menyebabkan banjir setinggi 5-10 sentimeter di kilometer 30+200 mengarah Jakarta. Video banjir itu pun langsung viral di media sosial.

    Untuk memastikan kondisi jalan tetap aman untuk pengguna jalan, saat ini petugas PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyiagakan rambu serta penempatan petugas 200 meter sebelum titik genangan air. Hal ini dilakukan agar pengguna tol layang yang baru diresmikan itu dapat mengurangi kecepatan kendaraannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.