Banjir Jakarta, Anies Baswedan: 19.079 Warga Mengungsi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susasana evakuasi warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Desember 2019 oleh tim dari Basarnas. Tempo/Adam Prireza

    Susasana evakuasi warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Desember 2019 oleh tim dari Basarnas. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini terdapat 19.079 warga di sejumlah wilayah mengungsi akibat banjir. Dari jumlah itu, terbanyak terdapat di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

    "Data per pukul empat sore ini 19.079 pengungsi di seluruh Jakarta," ujar Anies saat ditemui di Kawasan Monas Jakarta Pusat, Rabu 1 Januari 2019.

    Anies merinci jumlah pengungsi terbanyak berada di Jakarta Timur dengan 9248 jiwa dan Jakarta Selatan dengan 5.080 jiwa. Sementara di wilayah Jakarta Barat terdapat 3.553 warga yang mengungsi dan di Jakarta Utara sebanyak 888 jiwa. Wilayah yang paling ringan terdampak banjir adalah Jakarta Pusat dengan 310 warga mengungsi.

    Anies menyebtukan Pemerintah DKI telah menyiapkan beberapa kebutuhan dasar di pos pengusian tersebut seperi fasilitas kesehatan, obat-obatan, makanan minuman.

    Selain itu lanjur 120 ribu petugas juga sudah siap siaga di kawasan yang dilanda banjir. "Yang utama saat ini adalah penanganan warga yang terdampak, keselamatan warga," ujarnya.

    Anies yang meninjau sejumlah titik banjir hingga sore ini menyatakan masih ada daerah yang terendam banjir. Dengan hujan yang saat ini sudah reda Jakarta, Anies berharap genangan air bisa segera surut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.