Banjir Bekasi, Warga Masih Kekurangan Logistik

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan baru underpass Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang masih lumpuh, Rabu, 1 Januari 2020. Tempo/Adi Warsono

    Jalan baru underpass Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang masih lumpuh, Rabu, 1 Januari 2020. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Banyak korban banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat terjebak di rumah. Menjelang malam dengan kondisi gelap, mereka membutuhkan makanan cepat saji.

    Warga Perumahan PGP Blok C25, Jatiasih, Heri Cahyono pada pukul 18.03 melaporkan belum ada bantuan logistik. Menurut dia, sejumlah orang membutuhkan makanan cepat saji.

    "Sudah gelap," katanya.

    Sementara itu, Amelia yang berada di Blok P7 juga melaporkan belum ada bantuan logistik makanan. Yang dibutuhkan, kata dia, berupa makanan cepat saji.

    Warga lainya, Aditya di PGP melaporkan bahwa ia bersama istrinya yang tengah hamil. Sampai petang, belum ada bantuan makanan.

    "Istri saya lagi hamil dari pagi belum sarapan, rumah saya di blok Y 12 No.18," kata Aditya.

    Korban banjir di Jalan Kartini, Bekasi Timur juga demikian. Deni, seorang warga menyatakan banyak korban yang masih anak-anak belum mendapatkan makanan.

    "Tidak bisa masak, cemilan juga habis, enggak bisa kemana-kemana," kata Deni.

    Kota Bekasi merupakan salah satu wilayah paling parah terdampak banjir di awal tahun 2020 ini. Tercatat terdapat 10 kecamatan dengan 61 titik yang terkena banjir. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.