Wanita Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Banjir di Koja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wanita tewas diduga akibat tersengat listrik dari korsleting lemari es saat banjir melanda rumahnya di kawasan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu, 1 Januari 2019.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Koja Jakarta Utara Ajun Komisaris Andry Suharto menjelaskan kronologi korban yang berusia 38 tahun ditemukan. Awalnya suami korban yang tengah bekerja di sebuah pelabuhan, mencoba menghubungi korban lewat telepon.

    "Karena suami korban tidak bisa menghubunginya kemudian meminta bantuan kepada tetangga, bersama-sama Ketua RT untuk mengecek kondisi korban," kata Andry.

    Saat keduanya menggedor pintu rumah korban, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Akhirnya atas seizin suami korban, saksi membongkar jendela dapur rumah korban.

    Setelah jendela dapur terbongkar para saksi melihat korban sudah tergeletak di dapur dengan posisi telentang dan terendam air.

    "Saat tetangga korban masuk ke dalam dapur melalui jendela dapur dan kakinya menyentuh lantai dan air, ia langsung merasakan setruman listrik," kata Andry.

    Setelah listrik di rumah tersebut dipadamkan, segera petugas olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dugaan sementara aliran listrik berasal dari lemari es dan kompresor yang teraliri listrik, terendam air.

    Diduga, korban akan mengambil sesuatu yang ada di dapur dan meninggalkan anak korban yang masih berusia empat bulan di atas kasur dalam kamar korban.

    Polsek Koja sudah melakukan olah TKP bersama tim Tagana dan Wali Kota Jakarta Utara. "Pada tubuh korban belum ditemukan tanda tanda kekerasan," kata Andry.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.