1 Korban Banjir Jakarta Utara Diduga Tersetrum, Ini Kata Polisi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Paskhas TNI AU mengevakuasi warga yang rumahnya kebanjiran dengan perahu karet di Kawasan Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Amston Probel

    Personel Paskhas TNI AU mengevakuasi warga yang rumahnya kebanjiran dengan perahu karet di Kawasan Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta -Satu orang di Jakarta Utara meninggal dalam peristiwa bencana banjir Jakarta, kemarin, 1 Januari 2020.

    Kanit Reskrim Polsek Koja Ajun Komisaris Andry menduga korban bernama Nurjanah, 37 tahun, tersetrum listrik.

    "Kami sudah lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa saksi. Diduga korban tersengat aliran listrik dari kulkas," kata Andry dalam keterangan tertulis pemerintah kota Jakarta Utara, Kamis, 2 Januari 2019.

    Andry berujar, Karnali dan Kartono selaku saksi menemukan korban tergeletak di dapur rumah yang tergenang banjir pada Rabu, 1 Januari 2020 pukul 12.00 WIB. Korban, lanjut dia, diduga tersengat aliran listrik kulkas.

    Korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk diautopsi. Setelah itu, korban dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper atau Budi Darma, Cilincing. Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menyebut, pemerintah DKI bakal menanggung seluruh biaya pemakaman.

    "Kami berduka atas kejadian ini. Semua biaya pemakaman korban ditanggung Pemprov DKI," ucap dia.

    Dalam peristiwa banjir Jakarta, hujan lebat yang turun mengakibatkan sejumlah daerah di Jabodetabek tergenang air sejak 1 Januari 2020. Hingga Kamis pagi, 2 Januari 2020, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 16 orang di Jabodetabek meninggal akibat banjir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.