Warga Duri Kosambi Teriak Lapar, Begini Respon Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW14 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, 2 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW14 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, 2 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan telah menginstruksikan Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi untuk segera menyuplai makanan ke lokasi banjir di kawasan RW14 Kelurahan Duri Kosambi dan RW1 Semanan. Sejumlah warga mengeluhkan kelaparan saat Anies mengunjungi mereka, Kamis 2 Januari 2020.

    "Pasokan makanan itu yang datang terlambat. Tapi tadi saya sudah bicara dengan Pak Walikota Jakarta barat untuk segera dipercepat (pengiriman makanan)," kata Anies usai meninjau lokasi banjir.

    Anies mengakui keterlambatan pasokan logistik untuk korban banjir yang dikunjungi nya. Menurut dia, warga terdampak banjir di Duri Kosambi dan Semanan, memang sangat memerlukan bantuan makanan dan minuman.

    Di lokasi tersebut ribuan rumah warga terendam dengan ketinggian sekitar 0,5-1-5 meter. Sebagian korban banjir di lokasi itu, kata Anies, masih banyak yang bertahan di rumah mereka.

    "Kemarin proses evakuasi, sebagian memilik tidak mau ikut. Tadi diyakinkan untuk berangkat, dan sekarang mereka sudah mau dievakuasi."

    Saat ini, menurut Anies, sebagian korban banjir dievakuasi dan mengungsi di Masjid Hasyim Asy'ari.

    "Masjidnya cukup luas. Jadi di bawahnya mereka bisa tinggal sementara," ucapnya.

    Anies mengimbau masyarakat yang ingin membantu korban banjir bisa langsung datang ke lokasi atau posko pengungsian. Anies berterima kasih kepada warga yang membantu para korban banjir di ibu kota.

    "Saya mengajak kepada seluruh warga Jakarta dan sekitarnya, bila ingin membantu datangi pos-pos yang nanti kami akan berikan juga informasinya," ujarnya.

    Warga, kata Anies, bisa membantu memberikan makanan, minuman yang dibutuhkan warga. Selain itu, warga juga bisa membantu keperluan lansia dan bayi yang berada di pengungsian.

    "Itu yang saya rasa bisa dijadikan kesempatan untuk membantu," ujarnya. "Silahkan lihat di facebook, instagram, kemudian website dari Pemprov DKI. Di situ ada alamat-posko posko kami. Di seluruh wilayah yang ada banjirnya itu ada posko Pemprov DKI."

    Dalam kunjungan tersebut, sejumlah warga mengeluhkan kelaparan karena belum mendapatkan bantuan logistik. Seorang pria yang mengenakan helm pun tak segan menegur Anies. 

    "Kami butuh makan Pak," kata pria itu dengan nada tinggi.

    Warga lainnya, Sofiah, 63 tahun, mengatakan warga memang belum mendapatkan bantuan apapun dari Pemprov DKI Jakarta. Padahal, sebagian besar warga tidak bisa menyelamatkan hartanya saat banjir menerjang permukiman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.