Anies Dikritik Soal Banjir Jakarta, Ini Kata Wakil Ketua DPRD DKI

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zita Anjani. Wikipedia

    Zita Anjani. Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani meminta warga ibu kota tidak saling menyalahkan dalam melihat banjir yang mengepung ibu kota selama dua hari di awal tahun.

    "Banjir adalah banjir. Setiap gubernur setiap pemimpin dan pejabat pasti punya solusinya masing-masing," kata Zita saat meninjau banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis, 2 Januari 2020.

    Ketimbang saling mengalahkan dalam melihat banjir, Zita menyarankan masyarakat mencari solusi untuk meredam banjir yang berpotensi bakal datang kembali. Sebab, warga yang selama ini permukimannya menjadi kawasan langganan banjir ingin melihat solusinya.

    "Yang paling penting yang warga ingin rasakan adalah solusinya seperti apa," ujarnya. "Nanti warga yang akan menilai di Jakarta itu semakin berkurang atau banyak banjirnya."

    Selain itu, anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN ini mengimbau para tokoh politik maupun pengamat tidak perlu memperdebatkan banjir jika tidak memberikan solusi. Sebab, warga ibu kota tidak mau melihat orang berdiskusi di tengah penderitaan mereka. "Tunjukkan saja solusinya" ujarnya.

    Selain itu, Zita juga tidak ingin melihat perdebatan soal naturalisasi yang digagas gubernurnya DKI Jakarta Anies Baswedan, maupun dengan sistem normalisasi. Menurut Zita, sistem natural yang digagas Anies juga baik karena menjadikan kali menjadi natural seperti semula dan bisa menyerap air lebih banyak ke dalam tanah.

    Sedangkan, sistem normalisasi juga baik karena bisa mempercepat aliran air ke laut. "Kalau naturalisasi kendalanya warga digusur pasti marah. Kalau tidak digusur banjir pasti masih ada," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.