Kabupaten Tangerang Sedia Ganti Dokumen yang Hanyut Akibat Banjir

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil terendam saat banjir di kompleks perumahan Green Ville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Mobil terendam saat banjir di kompleks perumahan Green Ville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Tangerang -Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tangerang siap mengganti dokumen administrasi kependudukan yang hanyut atau rusak akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang.

    Kepala Dukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin menyilakan masyarakat melapor jika KTP atau dokumen kependudukan hanyut, rusak atau hancur akibat banjir.

    "Kami sudah melayangkan surat ke kecamatan yang warganya
    terdampak banjir agar diuruskan administrasi kependudukan,"kata Syafrudin, Sabtu 4 Januari 2020.

    Disdukcapil kata Syafrudin akan mengganti dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Identitas anak (KIA).

    Menurut Syafrudin ada delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang yang terkena banjir yakni di Kecamatan Kelapa Dua, Pagedangan, Teluknaga, Cisoka, Solear, Paku Haji, Pasar Kemis dan Kosambi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.