Teluk Gong Masih Terendam Banjir, Warga: Terburuk Sejak 2013

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir hari keempat di kawasan Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Banjir hari keempat di kawasan Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Kawasan Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara masih terendam banjir di hari keempat pasca hujan deras pada 1 Januari 2020.

    Dari pantauan Tempo hari ini, Sabtu, 4 Januari 2020, ketinggian air banjir bervariatif antara 1-1,2 meter atau paling tinggi sepinggang orang dewasa.

    Tempo menelusuri sepanjang Jalan Moa Teluk Gong dengan tinggi bsnjir mulai sekitar 40 sentimeter hingga meninggi menjadi 100 sentimeter.

    Pukul 10.35 WIB, banyak sampah seperti bungkus plastik dan barang-barang bekas di antara air itu. Warna air pun keruh. Ada banyak pakaian, kain, hingga bantal yang terendam.

    Warga (baju merah) tengah mengisi air bersih di Jalan D1 Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Selanjutnya, Tempo belok kiri ke Jalan D1 Teluk Gong. Di antara gang sempit jalan itu, banjir sudah setinggi paha orang dewasa atau lebih dari 100 sentimeter.

    Ada yang berenang dan berjalan menerabas banjir untuk menunggu antrean air bersih. Ada juga warga yang memilih naik perahu karet atau perahu rakitan.

    Warga RW 013 Teluk Gong, Usin, 49 tahun, menyebut air mencapai leher orang dengan tinggi sekitar 160 sentimeter di hari pertama banjir. Esok harinya pada 2 Januari, air bertambah tinggi, yakni kepala orang dewasa.

    Warga lain, Warimin, menyebut banjir tertinggi selama empat hari ini mencapai 140 sentimeter. Dia berujar, banjir besar baru melanda kawasan Teluk Gong tahun ini. Terakhir banjir menerjang pada 2013.

    Penjual soto ayam ini sudah tinggal di sana sejak 1996. Dia beserta dua anggota keluarga lainnya harus 'menikmati' banjir hingga hari ini. Beruntung, menurut dia, banjir mulai surut pada Jumat malam, 3 Januari 2020.

    "Parah ini. Baru ini (banjir besar). Tapi cepat surut lah," ucap pria 55 tahun ini.

    Hujan lebat mengguyur Jakarta dan sekitarnya beberapa jam selama pergantian Tahun Baru, 1 Januari 2020. Akibatnya sejumlah daerah di Jabodetabek banjir. Hujan deras kembali turun pada Kamis dinihari, 2 Januari dan melumpuhkan sejumlah ruas jalan.

    Pemerintah Kota Jakarta Utara mencatat wilayah terdampak banjir, yaitu kawasan Teluk Gong dan beberapa RW di Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.