Bocah Korban Banjir Jakarta Diajak Naik LRT Buat Hapus Trauma

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peragawati berpose saat pergelaran busana

    Peragawati berpose saat pergelaran busana "Cinta Indonesia" di dalam gerbong kereta LRT Jakarta rute Stasiun Velodrome-Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Pertunjukan ini juga untuk merayakan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta -Sejumlah bocah terdampak banjir Jakarta di sekitar proyek Jakarta Internasional Stadium (JIS) diajak naik LRT secara gratis sebagai upaya trauma healing atau pemulihan trauma.

    Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Jakarta Propertindo (Jakpro), dengan mengajak santri cilik di kawasan JIS, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok jalan-jalan menuju Stadion Velodrome, Rawamangun menggunakan transportasi publik LRT.

    "Pasca bersih-bersih rumah yang terkena imbas banjir di sekitar Jakarta Utara, kolaborasi proyek stadion JIS, PT LRT Jakarta dan Organizing Commitee Formula E mengapresiasi santri-santri ini yang bersabar dan bersyukur," ujar Kadiv Sekretaris PT Jakpro dalam keterangan tertulis, Jumat 3 Januari 2020.

    Dengan program tersebut, Hani berharap santri yang terdiri dari siswa TK, SD, dan SMP itu dapat terhibur serta sedikit memulihkan peristiwa traumatik yang mereka alami karena banjir.

    Salah satu guru dari Kampung Bayam, Ari pun mengapresiasi dan berterima kasih atas program yang dapat membuat para santri senang dan melupakan sejenak penderitaan yang dialaminya.

    "Kami senang dan berterima kasih kepada Jakpro. Sungguh kami benar-benar baru pertama kali naik kereta yang menjadi ikon kebanggaan DKI Jakarta," ujar Ari.

    Program yang bertujuan untuk pemulihan trauma pascabanjir itu telah berlangsung sejak hari pertama banjir pada Rabu (1/1) dan akan terus berlanjut hingga 10 hari ke depan.

    Selain menawarkan jalan-jalan gratis, Jakpro juga turut membantu membersihkan rumah para warga yang terkena banjir Jakarta. "Kami menyiapkan tim dan alat-alat bersih untuk membantu 100 warga," tutur Hani.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.