Banjir Jakarta, Sekolah Izinkan Siswa SD Tak Pakai Seragam

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa kelas dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikadongdong mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lantai ruang perpustakaan di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu 17 Juli 2019. Akibat kekurangan ruang kelas, sebanyak 19 siswa terpaksa mengikuti KBM tidak menggunakan kursi, padahal pihak sekolah sudah kerap kali mengajukan kepada pemerintah setempat untuk menyediakan ruang kelas baru dan sampai saat ini belum direalisasi sehingga KBM tidak efektif. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Siswa kelas dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikadongdong mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lantai ruang perpustakaan di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu 17 Juli 2019. Akibat kekurangan ruang kelas, sebanyak 19 siswa terpaksa mengikuti KBM tidak menggunakan kursi, padahal pihak sekolah sudah kerap kali mengajukan kepada pemerintah setempat untuk menyediakan ruang kelas baru dan sampai saat ini belum direalisasi sehingga KBM tidak efektif. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekolah Dasar di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, mengizinkan siswa yang terdampak banjir tak memakai seragam saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung pada semester baru, Senin, 6 Januari 2020.

    Kepala Sekolah SDN Pasar Baru 01, Tri Astuti, mengatakan sudah berkoordinasi dengan para guru ihwal keputusan tersebut. "Bagi anak-anak yang tidak punya seragam karena kebanjiran boleh pakai pakaian bebas asal rapi," ujar Tri Astuti di Jakarta, Ahad, 5 Januari 2020.

    Meski sekolahnya terendam banjir sejak 1-3 Januari, Tri menuturkan proses belajar-mengajar dipastikan tetap dimulai pada 6 Januari karena banjir telah surut dan sekolah juga sudah dibersihkan. Selain sekolah yang terendam, dampak dari banjir yang terjadi selama dua hari ini telah menyebabkan sebagian siswa mendapati rumahnya kebanjiran. Mereka harus kehilangan peralatan serta perlengkapan sekolah seperti buku dan seragam.

    Tri memastikan para siswa yang tak memiliki seragam akan tetap diizinkan untuk mengikuti proses belajar di kelas seperti biasanya. "Tidak apa-apa gak pakai seragam. Saya sudah bilang ke semuanya jangan sampai mereka disuruh pulang," katanya.

    Sekolah juga telah melakukan pendataan kepada para siswa yang menjadi korban banjir. Harapannya, mereka dapat segera diberi bantuan berupa perlengkapan dan peralatan sekolah.

    Pemerintah pun sempat menyinggung akan memberikan bantuan kepada sekolah, siswa serta guru yang terdampak banjir. "Selain sekolah, tim juga melakukan pendataan siswa, guru, dan tenaga pendidik terdampak bencana banjir," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Jumat, 3 Januari 2020. Menurut Nadiem, sebanyak 8.420 siswa di DKI Jakarta menjadi korban banjir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.