Pasca Banjir, Warga Perumahan PGP Bekasi Kesulitan Air Bersih

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membersihkan sisa lumpur dari perabotannya akibat diterjang banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Warga membersihkan sisa lumpur dari perabotannya akibat diterjang banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 Januari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi - Kawasan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi berangsur pulih pasca banjir parah pada Rabu-Kamis lalu. Sejumlah rumah penduduk di sana telah bersih dari lumpur. "Sejak listrik nyala, rumah-rumah langsung dibersihkan," kata warga di Blok C33, Handoyo, Ahad, 5 Januari 2020.

    Menurut dia, listrik menyala pada Sabtu kemari sekitar pukul 15.30 WIB. Dengan begitu, Handoyo pun bisa menggunakan peralatan listrik. "Terutama Sanyo. Begitu nyala langsung dipakai bersih-bersih di dalam rumah," sebut dia.

    Kini kondisi rumah Handoyo yang berlantai dua sudah bersih sekitar 90 persen. Ia juga sudah bisa menyimpan barang-barang yang bersih di dalam rumah. "Kalau akses jalan lingkungan dibersihkan secara swadaya begitu banjir surut pakai air got," ucap Handoyo.

    Handoyo menambahkan meskipun rumah-rumah mulai bersih, tapi masih terkendala air bersih untuk memasak. Ia menyatakan air tanah yang disedot menggunakan mesin tak layak konsumsi. "Jadi belum bisa memasak," kata pria 48 tahun ini.

    Pengamatan Tempo, jalur utama perumahan yang terhubung dengan Bogor itu sudah bisa dilalui dua lajur kendaraan roda empat. Namun masih banyak lumpur di jalanan. Petugas dari Dinas Bina Marga dan SDA Kota Bekasi berupaya mengangkat sampah yang bercampur dengan lumpur menggunakan alat berat.

    Sejumlah warga juga terlihat tengah membersihkan perlengkapan rumah tangga menggunakan air tanah sedotan dari mesin. Sebelumnya, perumahan PGP terkena dampak banjir paling parah karena luapan air Kali Bekasi. Ketinggian air pada Rabu hingga Kamis kemarin mencapai lima meter lebih.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.