Kasus Pengeroyokan, Remaja 15 Tahun Tewas di Mampang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pengeroyokan.

    Ilustrasi Pengeroyokan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Tabah Caesar Suganda, 15 tahun, meregang nyawa setelah menjadi korban pengeroyokan pada Ahad dini hari, 5 Januari 2019 di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Tabah tewas setelah menderita sejumlah luka bacok di tubuhnya akibat dikeroyok 4 remaja.

    "Korban dikeroyok pada pukul 01.45 WIB. Pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di depan indekos My Home Jalan Bangka II," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Indah Lina dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Januari 2020.

    Indah menjelaskan, polisi telah menangkap keempat pelaku, antara lain RA (14 tahun), RNG, MRH, dan FFR (17 tahun). Mereka menghabisi nyawa Tabah menggunakan corbek (sejenis senjata tajam) untuk membacok kaki dan punggung korban.

    Tak cuma itu, para pelaku juga mengeroyok korban menggunakan stik golf. Korban tewas usai dikeroyok dan pelaku sempat melarikan diri.

    Soal penyebab pengeroyokan itu, Indah mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun, diduga pengeroyokan terjadi karena tawuran antar-remaja di kawasan itu.

    "Pelaku kami jerat dengan Pasal 170 KUHP karena telah melakukan melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Indah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.