Rektor UI Enggan Komentari Soal Reynhard Sinaga

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reynhard Sinaga, mencatatkan sejarah di Inggris setelah dirinya menjadi pemerkosa berantai terbesar dalam sejarah di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Reynhard dinyatakan bersalah dengan 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban. manchestereveningnews.co.uk

    Reynhard Sinaga, mencatatkan sejarah di Inggris setelah dirinya menjadi pemerkosa berantai terbesar dalam sejarah di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Reynhard dinyatakan bersalah dengan 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban. manchestereveningnews.co.uk

    TEMPO.CO, Depok -Predator seks yang dihukum oleh Pengadilan Kota Manchester, Inggris, Reynhard Sinaga merupakan lulusan Teknik Arsitektur, Universitas Indonesia. Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, pria bernama lengkap Reynhard Tambos Maruli Tua Sinaga tersebut merupakan lulusan Strata 1 atau S1 Teknik Arsitektur UI pada Juli 2006.

    Judul skripsi yang diambil oleh mahasiswa UI angkatan 2002 itu adalah Power Architecture.

    Saat dikonfirmasi, Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro memilih untuk tidak memberikan komentar, “Wah saya tidak ngurusin administrasi,” singkat Ari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa 7 Januari 2020.

    Berdasar informasi yang dihimpun Tempo dari staf UI, Reynhard memutuskan ke Manchester untuk mengambil studi magister atau S2 pada tahun 2007. Tesisnya berjudul "Sexuality and everyday transnationalism among South Asian gay and bisexual men in Manchester." Kemudian ia mengambil studi doktor pada 2012 di Leeds.

    Sebelumnya diberitakan, Reynhard Sinaga, dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris karena terbukti bersalah melakukan tindakan perkosaan sebanyak 159 kasus dan serangan seksual terhadap 48 korban pria selama rentang waktu satu setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.