Terisolasi Longsor, Warga Sukajaya Mengungsi di Tenda Bambu TNI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Basarnas, TNI dan Polri melakukan proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Sinar Harapan, Kecamatan Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Amston Probel

    Sejumlah anggota Basarnas, TNI dan Polri melakukan proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Sinar Harapan, Kecamatan Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota TNI dari Yonif 315/Garuda mendirikan tenda pengungsi longsor dari bambu di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Hingga kini desa itu masih terisolasi meski sudah sepekan sejak longsor pada Rabu 1 Januari 2020.

    "Telah dilaksanakan pembuatan tenda pengungsi untuk warga masyarakat Desa Cileuksa yang terdampak bencana," ujar Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor yang juga Komandan Insiden tim tanggap darurat Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno, Rabu 8 Januari 2020.

    Tenda pengungsi longsor berukuran 4 x 4 meter itu dibangun sebanyak 15 unit dengan posisi berdekatan. Tenda tersebut bisa difungsikan sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang rumahnya hancur atau rawan terkena longsor susulan.

    Harry mengatakan sembilan personel TNI yang terlibat berhasil masuk ke Desa Cileuksa melalui akses dari Kabupaten Lebak, Banten, setelah berjalan kaki selama tiga jam dari tempat pemberhentian mobil.

    Desa Cileuksa berbatasan langsung dengan Kabupaten Lebak. Hingga kini, akses jalur utama dari Desa Sukajaya masih terputus dekat perbatasan Desa Pasir Madang.

    Pantauan wartawan di lokasi, jalur penghubung Desa Sukajaya-Desa Cileuksa merupakan satu dari dua jalur utama yang ada di Kecamatan Sukajaya. Jika diurutkan berdasarkan rutenya, yaitu Desa Sukajaya, Sipayung, Cisarua, Jayaraharja, Pasir Madang, dan Desa Cileuksa.

    Sejak hari pertama longsor, ada enam titik longsoran yang dimulai dari Desa Cisarua, sehingga mengakibatkan empat desa di jalur tersebut terisolasi. Namun, akses di Desa Cisarua berhasil dibuka pada hari kedua, akses di Desa Jayaraharja pada hari keempat, dan akses di Pasir Madang dapat dibuka hari ketujuh atau Selasa 7 Januari 2020.

    Hingga hari ketujuh setelah longsor, tersisa tiga desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, yang masih terisolasi, yaitu Desa Cileuksa, Desa Urug, dan Desa Kiarasari. Sebagian penduduk yang kehilangan rumah menjadi pengungsi longsor di sejumlah tenda pengungsian.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.