Saksi Sidang Pemuda Penggal Jokowi Ungkap Tak Diwawancarai Polisi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemuda yang ancam penggal Jokowi, Hermawan Susanto, berfoto dengan kuasa hukum sebelum menjalani sidang di PN Jakpus, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Pemuda yang ancam penggal Jokowi, Hermawan Susanto, berfoto dengan kuasa hukum sebelum menjalani sidang di PN Jakpus, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang terdakwa Hermawan Susanto mengatakan tak diwawancara polisi ketika menjalani proses berita acara pemeriksaan atau BAP. Dua saksi itu adalah teman Hermawan bernama Ryan Maulana dan Rosiana.

    Wajah Rosiana ikut terekam dalam video yang memperlihatkan ucapan ancaman penggal Jokowi. Dalam video itu Rosiana tampak tiba-tiba bergabung dengan Hermawan dan Ina Yuniarti, lalu mengacungkan jari yang membentuk angka dua.

    Ina juga terseret kasus ini. Dia dipidana bersalah karena merekam dan menyebarkan video itu yang kemudian viral. Sementara Hermawan didakwa pasal makar karena mengancam akan memenggal kepala Jokowi.

    Ryan diperiksa terlebih dulu. Jaksa penuntut umum, Permana, terlebih dulu menanyakan soal jawaban Ryan dalam BAP. Bunyinya bahwa Ryan menyebut, Hermawan suka membahas soal agama dan politik.

    "Kemudian (Hermawan) merupakan simpatisan FPI yang suka bahas tentang agama dan politik serta kegiatan keagamaan termasuk capres Prabowo - Sandiaga. Benar jawaban saudara?" tanya Permana saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 7 Januari 2020.

    Ryan merespons, "Lupa."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.