Bantu Bekasi, Anies Baswedan: Ini Bukan Republik Jakarta

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan Kota Bekasi membuang sampah pasca banjir ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang. "Permintaan dari Pak Wali Kota (Bekasi) akan kita penuhi (buang sampah ke Bantargebang)," kata Anies di Balai Kota DKI, Rabu, 8 Januari 2020.

    Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan menghadapi masalah lebih besar setelah banjir merendam wilayahnya. Persoalan serius yang mesti diatasi pasca banjir adalah tumpukan sampah yang sudah mulai menimbulkan aroma tak sedap.

    "Saya akan menghubungi pak Gubenur Anies untuk memberikan ruang di TPST Bantargebang agar sampah-sampah akibat banjir ini dapat dibuang ke sana," kata Rahmat.

    Anies berujar Bekasi bisa membuang sampah sisa banjir di tempat sampah milik DKI itu. Sebab, kata dia, Bekasi merupakan bagian Indonesia. "Ini bukan republik Jakarta atau Republik Bekasi," kata Anies. "Ini tanggung jawab kita. Jadi kami tidak mau berpikir terkotak-kotak."

    Menurut Anies, masalah banjir yang dihadapi di wilayah lain seperti Lebak, Banten; Bekasi, Jawa Barat; dan kawasan lainnya merupakan masalah yang dihadapi bersama. "Masalah yang dihadapi Bekasi juga masalah kita. Begitu juga di Jakarta," kata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.