Banjir Rendam SMAN 8 Usai 2 Tahun Bebas, Ini Kata Kepala Sekolah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa melintasi meja dan kursi yang rusak akibat diterjang banjir di SMA Negeri 8 Jakarta, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin 6 Januari 2020. Aktivitas sekolah berlangsung seperti biasa masuk pukul 07.30- 15.00 WIB.TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Sejumlah siswa melintasi meja dan kursi yang rusak akibat diterjang banjir di SMA Negeri 8 Jakarta, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin 6 Januari 2020. Aktivitas sekolah berlangsung seperti biasa masuk pukul 07.30- 15.00 WIB.TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta -Banjir setinggi 2 meter pada awal tahun 2020 pekan lalu, merendam Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Jakarta di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

    Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta Rita Hastuti mengatakan banjir tahun ini terbesar sepanjang sejarah seolah ini berdiri.

    SMAN 8 Jakarta berdiri sejak tahun 1958. "Banjir tahun 2012 kalah tingginya. Ini dalam sejarah SMAN 8 tertinggi karena mencapai 2 meter," kata Rita saat ditemui di kantornya, Rabu, 8 Januari 2020.

    Ia menuturkan tidak menyangka sekolah bakal diterjang banjir begitu besar. Sebab, selama dua tahun SMAN 8 tidak lagi terkena banjir.

    Menurut Rita, bah yang merendam sekolah cukup tinggi karena hujan yang cukup ekstrem dan adanya rob di pantai utara Jakarta. Banjir besar itu pun telah diprediksi sebelumnya oleh pihak sekolah karena empat patokan informasi indikasi banjir.

    Pertama, kata dia, informasi Bendungan Katulampa meluap dan menyatakan status siaga. Kedua informasi ketinggian di pintu air Ciliwung Depok dan ketiga curah hujan yang tinggi. "Terakhir rob," ujarnya.

    Jika hujan deras hanya terjadi di kawasan Bogor, kata dia, sekolah belum tentu terendam banjir. Banjir di awal tahun kemarin terjadi karena empat faktor indikasi banjir semuanya menyumbang. "Dari Bogor, Depok, hujan ekstrem dan rob," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.