Gedung Roboh di Slipi, Giliran Polisi Akan Panggil Pejabat DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung lima lantai yang roboh di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin, 6 Januari 2020. ANTARA

    Gedung lima lantai yang roboh di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin, 6 Januari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik kepolisian giliran memanggil beberapa pejabat publik yang berkepentingan dalam peristiwa gedung roboh lima lantai di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, pada Senin 6 Juni 2020.

    Para pejabat publik tersebut akan dimintai keterangan soal administrasi dan perizinan gedung.

    "Nanti akan memanggil kepala suku dinas cipta karya, tata ruang. Kita lakukan pemeriksaan. Satu lagi kepala unit pelayanan pajak. Kita akan panggilan untuk diperiksa sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis.

    Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benny Chandra, menyebut gedung itu tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). "Enggak ada izinnya sama sekali di data DPMPTSP," kata Benny di Jakarta.

    Yusri mengatakan pihak kepolisian hingga saat ini telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus robohnya gedung empat lantai itu.

    Salah satu saksi yang diperiksa adalah pemilik gedung yang telah diperiksa oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Barat. Pihak kepolisian kemudian merekomendasikan agar gedung empat lantai yang roboh di itu diratakan sepenuhnya.

    "Merekomendasikan kepada pemerintah kota karena memang struktur bangunan sudah tidak bisa lagi dipertahankan, harus sesegera mungkin dirobohkan ini demi untuk menjaga keselamatan masyarakat," ujar Yusri.

    Yusri berharap rekomendasi tersebut segara ditindaklanjuti dan segera dilaksanakan demi keamanan masyarakat.

    Gedung tersebut terjadi pada Senin pagi, 6 Januari 2020 sekitar pukul 09.15 WIB roboh. Gedung tersebut ambles dari lantai teratas sampai lantai kedua gedung.

    Sedangkan lantai dasar gedung roboh yang dijadikan minimarket terlihat tidak hancur sepenuhnya. Beberapa kendaraan tampak tertimpa reruntuhan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.