Hujan Dinihari, Pintu Air Manggarai dan Istiqlal Siaga III

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkordinasi dengan sejumlah petugas saat meninjau derasnya air di Pintu Air Manggarai di Jakarta, 1 Januari 2020. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jakarta dan secara keseluruhan terdapat 169 titik banjir untuk Jabodetabek dan Banten. Foto/Instagram/Aniesbaswedan

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkordinasi dengan sejumlah petugas saat meninjau derasnya air di Pintu Air Manggarai di Jakarta, 1 Januari 2020. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Januari 2020, terdapat 63 titik banjir di wilayah DKI Jakarta dan secara keseluruhan terdapat 169 titik banjir untuk Jabodetabek dan Banten. Foto/Instagram/Aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pintu Air Manggarai berstatus Siaga III, dengan tinggi air 750 sentimeter (cm). Laman Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menyatakan status normal atau Siaga IV pintu air Manggarai di bawah 750 cm.

    Naiknya status itu mempengaruhi sejumlah pintu air yang dilalui aliran Ciliwung, seperti Pintu Air Istiqlal berstatus Siaga III dengan tinggi air 251 cm. Status Normal Pintu Air Istiqlal di bawah 250 cm.

    Dampaknya Jembatan Merah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, yang dilalui aliran Sungai Ciliwung, Jumat sekitar pukul 05.30 WIB berstatus Siaga I dengan ketinggian air 207 cm.

    Status Siaga I di Pintu Air Jembatan Merah turut menaikkan Status Pintu Air Marina Ancol menjadi Siaga III dengan ketinggian air 188 cm. Status normal pintu air yang berada di hulu itu di bawah 170 cm.

    Sejumlah wilayah di DKI Jakarta diguyur hujan sedang hingga lebat sejak Jumat dini hari, 10 Januari 2019. Intensitas hujan tersebut turut menaikkan Status Pintu Air Hek di Kali Baru Timur berstatus Siaga III dengan tinggi air 140 cm, padahal  Status Normal atau Siaga IV di bawah 100 cm.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.