Banyak Pompa Rusak Saat Banjir Jakarta, Anies Baswedan: Tenggelam

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW14 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, 2 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di RW14 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, 2 Januari 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mendapat laporan dari anak buahnya soal sejumlah pompa stasioner yang terendam banjir Jakarta. Kini Anies tengah melakukan audit pompa yang rusak.

    "Nanti saya tunjukkan datanya karena kami lakukan audit kok terhadap pompa-pompa yang kemarin sempat tidak berfungsi akibat tenggelam," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020.

    Anies mengatakan pompa-pompa tersebut tenggelam karena saat banjir Jakarta pada 1 Januari 2020, pompa difungsikan mengambil air dari satu sungai yang letaknya lebih rendah untuk dipindahkan ke sungai yang lebih tinggi.

    "Memang unik, pompa ambil dari satu sungai dipindah ke sungai lain yang letaknya lebih tinggi. Tapi air sudah mengalir dulu dari sungai yang lebih tinggi itu. Tapi air lebih dulu merendam pompa sebelum selesai membuang ke sungai. Kondisi seperti itu yang kami perbaiki semuanya," kata Anies.

    Namun demikian, Anies menyebut tidak ada upaya untuk memindahkan pompa stasioner. "Enggak dipindahkan pompanya, kemarin itu karena permukaan air itu terlalu tinggi, jadi tempat yang harusnya disedot, justru yang disedot ke kirim air," ucapnya.

    Senin lalu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut ada 10 titik pompa yang terendam air saat banjir melanda ibu kota pada 1 Januari 2020. Namun, air yang melanda rumah pompa tersebut kini sudah surut dan pompa dalam pemeliharaan petugas teknisi.

    "Rumah pompa yang terendam itu ada sekitar 10 lokasi dan tersebar di berbagai wilayah. Termasuk di Teluk Gong Penjaringan; Semanan Kalideres dan Kampung Pulo Jatinegara," ujar kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf di Balai Kota Jakarta, Senin 6 Januari 2020.

    Dalam kesempatan itu, Juaini tidak bisa memastikan jumlah unit pompa air yang terendam banjir Jakarta karena dalam rumah pompa jumlah unitnya bervariasi antara dua hingga empat unit pompa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.