Anies: 4 Stasiun di Jakarta jadi Moda Integrasi Transportasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau halte transjakarta Gelanggang Remaja, Jakarta Timur, Senin, 3 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau halte transjakarta Gelanggang Remaja, Jakarta Timur, Senin, 3 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan empat stasiun di Jakarta akan menjadi model pertama integrasi oleh perusahaan baru antara PT MRT dan PT KAI yaitu PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

     "Jadi ada empat dari 72 stasiun yang ada di Jabodetabek untuk menjadi moda integrasi," ujar Anies di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat 10 Januari 2020.

    Anies menyebutkan empat stasiun tersebut adalah stasiun Tanah Abang, Juanda, Sudirman dan Senen. Integrasi akan mengatur pengelolaan stasiun, lalu lintas di kawasan stasiun hingga tiketing.

    Anies mengatakan integrasi di empat stasiun tersebut ditargetkan bisa rampung pada  Maret 2020. "Bulan Maret depan maka warga Jakarta akan merasakan integrasi transportasi yang baru di stasiun," ujarnya.

    Anies yakin dengan adanya integrasi ini akan meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum. Anies mencatat selama 2019 kereta api commuter atau KCI, MRT dan Transjakarta sudah melayani total 369,3 juta penumpang, dia meyakini angka tersebut akan meningkat dengan adanya integrasi antara PT KAI dan transportasi darat DKI.

    Anies menambahkan integrasi tersebut lantaran selama ini pengelolaan di kawasan stasiun tersendiri, di dalam stasiun dikelola KAI, di luar ada Transjakarta, Dinas Perhubungan. Maka sekarang lanjut dia, pengelolaan tersebut disatukan dengan kepemilikan perusahaan tersebut 51 persen Pemerintah DKI dan PT KAI 49 persen.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.