Demokrat: Kalau Tujuan Pansus Banjir Sudutkan Anies, Buat Apa?

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, 6 Februari 2018. Buruknya drainase jalan tersebut mengakibatkan genangan air menutupi hampir seluruh ruas jalan tersebut. TEMPO/Ilham Fikri

    Pengendara melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, 6 Februari 2018. Buruknya drainase jalan tersebut mengakibatkan genangan air menutupi hampir seluruh ruas jalan tersebut. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Demokrat di DPRD DKI Jakarta belum memutuskan apakah mendukung pembentukan panitia khusus (pansus) banjir Jakarta. Wakil Ketua Fraksi Demokrat Achmad Nawawi menyebut, pihaknya masih mempertanyakan tujuan pansus tersebut.

    "Saya mau tanya dulu pansus itu arahnya ke mana. Kalau tujuannya sekadar menyudutkan Gubernur, buat apa?" kata Achmad saat dihubungi, Jumat, 10 Januari 2020.

    Menurut dia, untuk saat ini pansus banjir tak diperlukan. Dewan, Achmad melanjutkan, tinggal memanggil dinas terkait yang dianggap kurang optimal menangani persoalan banjir.

    Achmad menuturkan belum ada pembicaraan lebih lanjut di internal Demokrat soal pansus. "Ketua fraksinya juga belum kontak-kontak saya tentang itu," ucap dia.

    Sebelumnya, beberapa fraksi di DPRD DKI bakal mengusulkan pembentukan pansus banjir. Usulan ini pertama kali dilontarkan oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco. Wacana pansus tercetus ketika PAN, NasDem, Golkar dan PSI meninjau banjir di salah satu daerah terdampak di Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 7 Januari 2020. Banjir melanda Ibu Kota sejak 1 Januari pascahujan deras.

    Basri mengutarakan pansus banjir nantinya bakal dicari tahu data, penyebab dan dampak hingga solusi terhadap banjir Jakarta. Dewan akan menyerahkan hasil rekomendasi pansus kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menanggulangi banjir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.