Warga Cium Bau Gas di Jalan Margonda, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pertamina datangi lokasi pipa gas bocor di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. ANTARA.

    Petugas Pertamina datangi lokasi pipa gas bocor di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. ANTARA.

    TEMPO.CO, Depok – Pengendara dan warga di sekitar jalan Margonda Raya sempat dihebohkan dengan bau gas yang menyengat pada Jumat sore, 10 Januari 2020. Salah seorang pengendara, Pamungkas, 33 tahun, mengatakan bau gas tercium saat dirinya melintasi Jalan Margonda tepatnya di simpang Juanda.

    “Bau sekali, seperti bau gas bocor, ” kata Pamungkas, Jumat 10 Januari 2020.

    Pamungkas pun sempat khawatir dengan adanya kebocoran gas yang berada persis di sekitar simpang Juanda. “Simpang Juanda kan memang jalur pipa gas ya, kemungkinan ada kebocoran kali ya,” kata Pamungkas.

    Warga setempat, Suparno, 39 tahun, mengatakan bau gas sudah tercium sejak pukul 15.00, “Dari tadi baunya, sekitar pukul 15.00, saya juga tidak tahu, saya pikir gas rumah saya bocor,” kata Suparno.

    Terpisah, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan Polsek Beji telah menindaklanjuti terkait keluhan warga tersebut. “Dari hasil pemeriksaan memang ada kebocoran pada valve atau keran pada alat pengatur gas alam,” kata Azis.

    Azis mengatakan kebocoran pada alat pengatur gas alam itu terjadi di Jalan Pembangunan Pipa Gas, RT 01/03 Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok. Namun, petugas dari Jaringan Gas PT Jabar Energy, telah melakukan perbaikan keran yang bocor tersebut.

    “Keterangan petugas, bau akan membias sesuai arah angin dan bau tersebut akan bertahan sekira 24 jam, dan masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak menimbulkan ledakan,” kata Azis.

    Namun, kata Azis, masyarakat diminta tetap waspada utamanya terhadap dampak yang ditimbulkan akibat radiasi gas bocor tersebut. “Adapun dampak yang ditimbulkan akibat kejadian ini yaitu, bau tidak sedap, jika terhirup lama menimbulkan mual dan muntah serta menimbulkan mata perih,” kata Azis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.