Pemkab Bogor Buat Jalan Baru ke Longsor Sukajaya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dibantu anggota TNI melintasi akses jalan yang sudah dapat dibuka di Desa Harkat Jaya, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. Sejumlah desa yang terisolasi di Kecamatan Sukajaya sudah mulai bisa diakses kendaraan setelah sebelumnya beberapa titik jalan tertutup tanah longsor. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Warga dibantu anggota TNI melintasi akses jalan yang sudah dapat dibuka di Desa Harkat Jaya, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. Sejumlah desa yang terisolasi di Kecamatan Sukajaya sudah mulai bisa diakses kendaraan setelah sebelumnya beberapa titik jalan tertutup tanah longsor. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Bogor, Ade Yasin, menargetkan pekan ini dapat membuka semua akses jalan yang terputus pasca longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "Akses (yang tertutup) tinggal dua desa lagi. Minggu-minggu ini sudah bisa, Alhamdulillah kami dibantu Kementerian PUPR. Banyak alat berat yang diturunkan, jumlahnya 17 unit," kata Ade, Ahad, 12 Januari 2020.

    Sebelumnya, sebut Ade, ada sembilan desa yang masih terisolir lantaran akses jalan terputus. Sementara dua desa yang akses jalannya masih terputus ialah Desa Cisarua dan Desa Cileuksa.

    Bupati menyatakan bukan perkara mudah membuka jalan yang terputus akibat longsoran. Sebab akses jalan di Sukajaya mengitar gunung. Bagian tepinya merupakan tebing tanah yang belum diturap.

    Seperti halnya pada jalan menuju Desa Urug yang baru saja dibuka, longsoran terjadi lebih dari satu titik dan masing-masing memiliki panjang (longsoran) tak kurang dari 50 meter. Bahkan Ade sempat menerima laporan kalau ketebalan material tanah yang menutup jalannya mencapai 3 meter.

    Bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah membuka akses jalan baru menuju Desa Urug. Hal itu dilakukan karena jalan yang tertimbun longsor ikut hancur terbawa tanah ke tebing. "Saya telepon Pak Menteri PUPR, bahwa beliau membuka jalan baru supaya mempermudah akses, karena jalan yang lama amblas," kata Ade Yasin.

    Ade menegaskan Pemkab Bogor akan bertanggung jawab terhadap penggunaan tanah pribadi masyarakat yang kini dijadikan akses jalan baru menuju Desa Urug. Selain menyambangi Desa Urug, ia sempat meninjau pembukaan akses menuju Desa Cileuksa yang kini sedang dikerjakan di Desa Pasir Madang.

    Ia juga memastikan pasokan logistik ke desa yang sempat terisolir berjalan lancar. Upaya distribusi bantuan bagi korban longsor dibantu dengan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Alhamdulillah tidak ada yang kelaparan, yang saya khawatirkan kan kelaparan, ternyata tidak," tutur Ade Yasin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.