Pasca- Banjir dan Longsor, Bupati Bogor Bakal Rapat dengan Camat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor Ade Yasin (kiri) melihat kondisi Khairul Islami (10) korban ledakan granat yang selamat di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Februari 2019. Granat jenis GLM yang meledak mengakibatkan tiga anak menjadi korban, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhammad Ibnu Mubaroq (10) dan M Doni (14). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Bupati Bogor Ade Yasin (kiri) melihat kondisi Khairul Islami (10) korban ledakan granat yang selamat di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Februari 2019. Granat jenis GLM yang meledak mengakibatkan tiga anak menjadi korban, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhammad Ibnu Mubaroq (10) dan M Doni (14). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan akan menggelar rapat dengan para Camat yang wilayahnya terdampak bencana banjir dan longsor pada Rabu, 15 Januari 2019.

    Rapat akan membahas langkah apa yang akan dilakukan setelah masa tanggap darurat bencana selesai.

    "Termasuk relokasi, kita akan lakukan pendataan terlebih dahulu," ujar Ade Yasin di Pendopo Bupati, Cibinong, Senin 13 Januari 2020.

    Ade mengatakan belum akan memutuskan kebijakan terkait penanganan pascabencana seperti yang sudah dilakukan Bekasi. Bekasi sebelumnya akan melakukan relokasi permukiman di bantaran Sungai Cikeas.

    "Kita tunggu saja nanti, rapat tanggal 15 besok selain pendataan juga kan perpanjangan masa tanggap darurat," kata Ade Yasin.

    Untuk sementara ini, kata Ade, korban bencana banjir dan longsor yang rumahnya hilang atau hancur dan rusak berat akan difasilitasi dulu dengan hunian sementara atau huntara. Ade mengatakan ia tak ingin melihat warganya berlama-lama di tenda pengungsian.

    Ade menyebut selain bisa terjangkit penyakit, warga yang lama tinggal di pengungsian juga bisa stres. "Jadi sambil nunggu pembangunan hunian tetapnya, kita bangun dulu huntara-nya," kata Ade Yasin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.