Bawa Spanduk Dukungan Anies, Massa Bang Japar Padati Balai Kota

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah massa Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mulai memadati jalan Merdeka Selatan di depan Balai Kota untuk menggelar aksi mengawal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selasa 14 Januari 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    Sejumlah massa Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mulai memadati jalan Merdeka Selatan di depan Balai Kota untuk menggelar aksi mengawal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selasa 14 Januari 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta- Massa Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara atau Bang Japar mulai memadati jalan Merdeka Selatan di depan Balai Kota untuk menggelar aksi mengawal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Hingga saat ini massa masih berkumpul dan belum memulai aksi. Tampak satu mobil komando juga sudah berada di lokasi. Sejumlah spanduk dukungan kepada Anies juga dipajang di taman depan Balai Kota.

    Sejumlah petugas kepolisian juga tekah berjaga di lokasi, dua water cannon dan sejumlah kendaraan taktis juga sudah disiagakan.

    Sebelumnya Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris, mengatakan bakal datang ke Balai Kota DKI untuk memberi dukungan kepada Anies dan Pemprov DKI Jakarta agar terus fokus terhadap penanganan banjir. "Kami dukung gubernur untuk terus melanjutkan program-program penanggulangan banjir," kata saat dihubungi, Senin 13 Januari 2020.

    Fahira menyatakan demonstrasi merupakan hak warga negara dan dijamin undang-undang. Dia menilai ada sebagian warga yang menjadikan bencana banjir di Ibu Kota sebagai komoditas politik untuk menggerus citra Anies tanpa mau lihat fakta yang jelas. "Terkait banjir kita harus paham konstruksi penyebab banjir Jakarta," ujarnya.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.