Pencemaran Nama Baik, Polisi Segera Periksa 2 Rekan Siwi Widi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi akan diperiksa polisi, Senin, 13 Januari 2020.

    Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi akan diperiksa polisi, Senin, 13 Januari 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa dua orang rekan kerja Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, terkait laporan dugaan pencemaran nama baik.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan salah satu saksi yang akan diperiksa adalah pramugari di maskapai Garuda Indonesia, tempat Siwi Widi bekerja. Sedangkan satu orang lagi adalah staf Garuda Indonesia lainnya.

    "Iya sesama pramugari dan juga rekan lainnya karena terkait cuitan dari @digeeembok, yang saudari Siwi merasa tidak terima karena mencemarkan nama baik," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa, 14 Januari 2020.

    Yusri mengatakan keduanya akan diperiksa sebagai saksi dalam laporan yang dibuat oleh Siwi.

    Lebih lanjut Yusri mengatakan penyidik akan mendalami soal profil Siwi dan riwayat Siwi selama kerja di sana, tapi bukan dari Siwi langsung.

    "Itu untuk mengetahui, apakah betul Saudari Siwi itu bekerja sebagai pramugari di Garuda atau tidak dan sejak kapan Siwi bekerja di sana. Ini salah satu poin utama yang akan kita panggil dalam pemeriksaan saksi dari staf Garuda," sambungnya.

    Pemeriksaan terhadap Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti yang pada awalnya akan digelar pada Senin 13 Januari 2020, batal dilakukan karena Siwi sedang berada di luar negeri.

    Pihak kepolisian kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan Siwi Widi Purwanti, pada Jumat, 17 Januari 2020.

    Yusri mengatakan pihak penyidik sudah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum Siwi dan kuasa hukumnya telah menyampaikan bahwa Siwi akan memenuhi panggilan kedua ini.

    Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti melaporkan akun Twitter @digeeembok.id ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.