Perataan Gedung Roboh di Slipi Butuh 3 Pekan Lagi, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melihat bangunan toko swalayan Alfamart roboh di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Senin 6 Januari 2020. Insiden itu menyebabkan delapan orang luka. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Warga melihat bangunan toko swalayan Alfamart roboh di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Senin 6 Januari 2020. Insiden itu menyebabkan delapan orang luka. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses perataan gedung roboh di Jalan Brigjend Katamso, Kota Bambu Selatan, Slipi, Palmerah diperkirakan memerlukan waktu tiga pekan.

    "Sudah mulai proses diratakan oleh PT Wahana Infonusa. Prosesnya diperkirakan dua sampai tiga minggu," ujar Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Rensa Aktadivia di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.

    Rensa mengatakan pemerataan gedung tersebut dilakukan dengan pihak ketiga dari kontraktor swasta yang disewa.

    Soal pemeriksaan pihak-pihak terkait dalam kasus tersebut selain pemilik dan penyewa gedung, Rensa mengatakan pihaknya memeriksa korban sewaktu masih dirawat di RSUD Tarakan. "Korban sudah kami periksa, kami datang ke RS Tarakan," kata Rensa.

    Selama proses pemerataan bangunan, terdapat pagar seng yang didirikan agar material bangunan tak langsung mengenai warga yang melintas di jalan.

    Adapun bangunan yang belum diratakan masih cukup luas, yakni sebagian di lantai empat dan tiga serta seluruh area di lantai dua dan lantai dasar.

    Tumpukan material gedung roboh masih menutupi halaman bangunan yang disewa oleh minimarket Alfamart dan menutupi Jalan Tali yang berada di sebelahnya. Sehingga jalan itu masih belum bisa dilintasi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.