Pendukung Anies Baswedan Pertimbangkan Gugat Jokowi Soal Banjir

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan mempertimbangkan melakukan gugatan terhadap Presiden Jokowi terkait banjir yang melanda ibu kota pada awal tahun ini. Wakil Ketua Gerakan Pemuda Muslim Indonesia Novel Bamukmin menilai Jokowi lebih bertanggung jawab terhadap penanganan banjir tersebut.

    "Nanti kalau kami gugat, kami sudah siapkan tim hukum untuk class action yang langsung menggugat Jokowi," ujar Novel saat demonstrasi di Balai Kota DKI, Selasa 14 Januari 2020.

    Novel menyatakan Jokowi lebih bertanggung jawab karena pernah menyatakan akan lebih mudah menangani banjir Jakarta jika menjadi presiden. Namun meskipun sudah tujuh tahun menjabat sebagai presiden, Jokowi dinilai gagal menangani banjir.

    "Presiden Jokowi sudah tujuh tahun (janji tanggulangi banjir). Anies baru dua tahun," kata Novel.

    Selain itu, menurut dia, dampak terbesar banjir yang terjadi pada awal tahun ini bukan di DKI Jakarta, melainkan Jawa Barat dan Banten. Karena itu, Jokowi dinilai lebih bertanggung jawab.

    Meskipun demikian, Novel menyatakan masih menghormati Presiden Jokowi dan belum tahu kapan akan melakukan gugatan tersebut. Pihaknya, menurut dia, masih fokus pada pemberian bantuan kepada para korban bencana khususnya di Lebak, Banten; dan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

    Sebelumnya, tim advokasi banjir Jakarta telah mengajukan gugatan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin kemarin. Tim menyebutkan terdapat 243 warga Jakarta yang ikut dalam gugatan Class Action tersebut. Mereka meminta Pemrov DKI Jakarta memberikan ganti rugi atau kompensasi sebesar Rp 42,33 miliar karena banjir awal tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.