Pramugari Siwi Widi Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jumat Ini

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi akan diperiksa polisi, Senin, 13 Januari 2020.

    Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi akan diperiksa polisi, Senin, 13 Januari 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya pada Jumat, 17 Januari 2020. Penyidik sebelumnya sudah merencanakan memeriksa Siwi Widi pada 14 Januari namun batal karena tengah dinas ke Shanghai, Cina.

    "Kami sudah jadwalkan ulang lagi sekitar tanggal 17 Januari. Kami sudah koordinasi dengan tim advokasi dan juga yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Yusri Yunus, kemarin.

    Sebelumnya, Siwi Widi melaporkan akun Twitter @digeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Adapun laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

    Penyidik sudah mengambil dan menganalisa barang bukti yang disodorkan Siwi. Hasilnya, polisi akan memeriksa Siwi sebagai saksi. Namun pemeriksaan yang dijadwalkan berjalan pada 14 Januari kemarin batal karena Siwi tengah bertugas di Shanghai, Cina. 

    Pelaporan oleh Siwi Widi dipicu oleh utas yang diunggah oleh akun Twitter @digeeembok. Pemilik akun menyebut Siwi Widi memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan Direksi PT Garuda Indonesia, Heri Akhyar.

    Lebih lanjut, Yusri mengatakan polisi baru memeriksa beberapa saksi. Mereka di antaranya adalah teman Siwi yang juga berprofesi sebagai pramugari di maskapai Garuda Indonesia. 

    "Lalu juga ada staf dari Garuda Indonesia. Untuk mengetahui memang betul saudari Siwi itu bekerja sebagai pramugari di sana atau tidak," kata Yusri. 

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.