Penutupan Jalan Margonda, Warga Depok Usul Ada Contraflow

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara motor melintas di depan sejumlah spanduk cagub dan cawagub Jawa Barat di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (7/1). ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Sejumlah pengendara motor melintas di depan sejumlah spanduk cagub dan cawagub Jawa Barat di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (7/1). ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Depok – Penutupan jalan Margonda Raya menimbulkan berbagai reaksi masyarakat, karena jalan tersebut merupakan akses penghubung Depok-Jakarta. 

    Pengguna jalan Margonda, Ramadhan, 35, meminta polisi maupun pemerintah dapat memikirkan ulang penutupan jalan itu. “Muternya terlalu jauh banget ya, kalau bisa sih jangan ditutup total,” kata Ramadhan kepada Tempo, Jumat 17 Januari 2020.

    Ramadhan biasa menggunakan Jalan Margonda sebagai akses utamanya dari Depok menuju lokasi kerjanya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Warga Depok lainnya, Raven Arrizky, 26, mengusulkan solusi lain selain penutupan, “Kan bisa dibikin contraflow, asal jangan ditutup aja,” kata Raven.

    Raven mengatakan, meski penutupan dilakukan pada malam hari, tetap saja akan mengganggu aktivitas masyarakat. “Ya kalau bisa sih jangan ditutup, kan yang lewat Jalan Margonda ini ramai, nggak siang nggak malam,” kata Raven.

    Respons positif disampaikan Kirana, 32, yang mengatakan penutupan sementara itu akan akan berdampak panjang bagi pejalan kaki. “Ya penutupan juga cuma sebentar ya, yang pentingkan ini buat kepentingan umum ya, jadi nyeberang bisa lebih nyaman,” kata Kirana.

    Penutupan jalan Margonda itu diumumkan Polres Depok, yang mengimbau masyarakat untuk menghindari jalan Margonda Raya pada Minggu dan Senin 19-20 Januari 2020. Di jalur tersebut bakal dilakukan penutupan jalan karena proyek erection girder Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di depan apartemen Evenciio.

    Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Depok, Komisaris Sutomo mengatakan, sistem rekayasa lalu lintas yang bakal diterapkan saat penutupan jalan Margonda Raya adalah mengalihkan arus ke jalan alternatif.

    “Sesuai dengan informasi yang sudah disebar, nantinya arus lalu lintas menuju Margonda akan dialihkan melalui Juanda dan Akses UI,” kata Sutomo.

    Penutupan jalur Margonda bakal dilakukan pada Minggu 19 Januari 2020 mulai pukul 22.00 hingga 01.00 dan Senin 20 Januari 2020 pukul 01.00 hingga pukul 05.00

    Penutupan jalan di Jalan Margonda Raya mulai dari Flyover Universitas Indonesia (Akses UI) hingga Simpang Juanda secara bergantian yakni pada hari Minggu, 19 Januari 2020 pada jalur Depok menuju Jakarta, kemudian penutupan Senin, 20 Januari 2020, pada jalur Jakarta menuju Depok.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.