Hujan Lebat Guyur Jakarta, BPBD Sebut Ada 14 Titik Banjir

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor mendorong kendaraanya saat banjir terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta, Sabtu pagi, 18 Janauri 2020. Derasnya hujan sejak Sabtu dinihari membuat debit air sungai di kawasan Palmerah meluber ke jalan. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Pengendara sepeda motor mendorong kendaraanya saat banjir terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta, Sabtu pagi, 18 Janauri 2020. Derasnya hujan sejak Sabtu dinihari membuat debit air sungai di kawasan Palmerah meluber ke jalan. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 14 titik banjir di Jakarta pada Sabtu pagi, 18 Januari 2020. Banjir itu diakibatkan hujan yang melanda Jakarta sejak Sabtu dini hari.

    Data terakhir BPBD DKI hingga pukul 09.00 WIB masih ada kawasan yang tergenang banjir. "Total sekarang 11 titik (banjir)," ujar Kepala BPBD DKI Subejo saat dihubungi, Sabtu 18 Januari 2020.

    Subejo menyampaikan 11 titik tersebut, yaitu Jakarta Barat di Jalan Cengkeh Pinangsia, Taman Sari dengan ketinggian air 10-30 cm, Jalan Pos Pengumben Kebayoran Lama 10-20 cm, Jalan Arjuna Selatan Kebon Jeruk 20-30 cm, Jalan Tanjung Duren Utara Grogol, 20-30 cm dan di S Parman Slipi 10-30 cm.

    Lalu di Jakarta Selatan, di Syafii Hadzmani dengan ketinggian air 5-15 cm, Jalan Kemandoran Pluis Grogol 10-25 cm, Jalan Gatot Subroto Semanggi 10-20 cm, Jalan Sudirman Setiabudi 10-20 cm dan di Jakarta Pusat, Cikini Menteng 10-20 cm.

    Subejo menambahkan beberapa titik saat ini sudah surut, yaitu di Jakarta Timur tepatnya di Jalan Pinang Ranti, Jalan Taman Sari dan Jalan Raya Codet, Keramat Jati. "Tiga titik sudah surut," ujarnya.

    Subejo mengatakan bahwa penyebab banjir tersebut adalah curah hujan yang tinggi di Jakarta sejak Sabtu dini hari. "Penyebab curah hujan yang tinggi," ujarnya.

    Sebelumnya, BMKG mencatat intensitas curah hujan yang melanda wilayah Jakarta sejak Jumat malam dan Sabtu dini hari mencapai 10-20 mm per jam. "Intensitas lebat," ujar Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Harry Tirto Djatmiko saat dikonfirmasi, Sabtu 18 Januari 2020.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.