Banjir Jakarta, Dinas Bina Marga Perbaiki 173 Titik Jalan Rusak

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki berusaha melintasi genangan air saat banjir terjadi di Jalan Palmerah Barat Raya, Jakarta, Sabtu pagi, 18 Januari 2020. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Pejalan kaki berusaha melintasi genangan air saat banjir terjadi di Jalan Palmerah Barat Raya, Jakarta, Sabtu pagi, 18 Januari 2020. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho mengatakan pihaknya telah memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak akibat banjir di awal 2020.

    "Setelah adanya pasca genangan kami sudah mulai memperbaiki jalan-jalan yang rusak akibat banjir," ujar Hari saat dihubungi Tempo, Ahad, 19 Januari 2020.

    Menurut Hari ada 173 titik ruas jalan yang rusak akibat genangan banjir di lima wilayah Jakarta. Semuanya, kata dia, sudah diperbaiki. Menurut Hari, dari 173 titik itu ada sekitar 500-an lubang akibat banjir.

    "Akibat banjir, banyak aspal yang terkikis, kami kemudian menutupnya lagi," ujar Hari.

    Selain jalan yang rusak, Dinas Bina Marga menurut Hari juga memperbaiki tali-tali air yang tersumbat. "Kami juga memperbaiki trotoar yang rusak dan kotor karena genangan," ujarnya. Selain itu, kata dia, pembatas jalan juga banyak yang rusak. Hari memastikan itu semua sudah diperbaiki.

    Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Sabtu, 18 Januari 2020 kembali mengakibatkan beberapa ruas jalan tergenang banjir. Salah satunya yang ramai diperbincangkan warganet adalah di kawasan Cikini.

    Kawasan ini baru saja dibenahi dengan trotoar yang lebar. Menurut Hari, banjir di Cikini salah satunya karena saluran penghubung dari drainase ke Kali Pasir terputus lantaran pekerjaan tiang pancang proyek revitalisasi TIM.

    "Saluran utama yang menyalurkan air dari saluran PHB Cikini tersumbat dengan konstruksi itu. Tapi semua sudah kami perbaiki sehingga air cepat surut di sana," ujar Hari.

    Selain itu Hari memastikan semua pompa underpass di wilayah Jakarta beroperasi dengan baik. "Tidak ada masalah dengan pompa underpass, enggak ada yang macet, aman semua," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.