Polisi Usut Kasus Pencurian Kartu SIM Indosat Milik Ilham Bintang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto rekaman CCTV yang menunjukkan terduga pelaku pencurian nomor ponsel milik Ilham Bintang (berbaju biru) saat menjalankan aksi kejahatannya untuk mendapatkan nomor kartu seluler milik wartawan senior tersebut di gerai Indosat, Mal Bintaro Jaya Xchange, Banten. ANTARA

    Foto rekaman CCTV yang menunjukkan terduga pelaku pencurian nomor ponsel milik Ilham Bintang (berbaju biru) saat menjalankan aksi kejahatannya untuk mendapatkan nomor kartu seluler milik wartawan senior tersebut di gerai Indosat, Mal Bintaro Jaya Xchange, Banten. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya mencari pelaku pencurian kartu SIM dan pembobolan rekening wartawan senior Ilham Bintang. Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan Ilham pada Jumat, 17 Januari 2020. 

    "Hari ini sudah masuk ke unit yang menangani. Ada satu unit dari Subdit Jatanras di Polda Metro Jaya. Kita tunggu saja prosesnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Januari 2020. 

    Yusri mengatakan polisi akan memanggil Ilham untuk dimintai keterangan ihwal pembobolan yang mengakibatkan rekening korban terkuras. Salah satu barang bukti yang polisi akan periksa adalah rekaman kamera CCTV saat pelaku mengambil alih nomor kartu SIM Ilham Bintang di kantor Indosat. 

    "Pasti dong (periksa rekaman CCTV)," ujar Yusri. 

    Ilham mengalami pembobolan rekeningnya setelah pelaku mengganti nomor SIM Indosat Ooredoo miliknya. Penggantian oleh seseorang dengan identitas tak jelas itu terjadi di gerai Indosat Bintaro XChange, Tangerang Selatan, dan mengaku sebagai Ilham. Orang ditengarai meminta petugas Indosat untuk mengganti nomor kartu yang lama dengan kartu baru.

    Di saat yang sama, di Bandara Sydney, Australia, pada 4 Januari 2020 pukul 06.00 waktu setempat, Ilham melihat nomor di ponselnya tertera tulisan SOS. "Padahal saya sudah lima hari di Sydney dan sudah membeli paket roaming," ujarnya dalam pesan tertulis kepada Tempo pada Senin, 20 Januari 2020.

    Ilham tak menyadari bahwa kartunya dicuri sampai ia terbang ke Melbourne. Pada 6 Januari di Melbourne, Ilham menemukan bahwa rekeningnya dibobol untuk sejumlah transaksi. Rekening yang dibobol itu ialah Bank Commonwealth, kartu kredit BNI, Citibank, dan BCA.

    Menurut Ilham, pencuri telah menguras saldonya dengan cara mentransfer hampir ke seratus nomor rekening dengan keterangan yang berbeda seperti cara pembayaran pay roll gaji karyawan. Dari seratusan pembobolan rekeningnya, sekitar 98 transaksi  terjadi di Bank Commonweealth.

    Hari itu juga, Ilham Bintang meminta stafnya mendatangi kantor Indosat di Bintaro XChange dan menanyakan kepada petugas ihwal keanehan yang terjadi pada nomornya dan dugaan pencurian kartu tersebut.

    Kala itu, ujar Ilham, petugas hanya menyebutkan bahwa nomor Indosat miliknya rusak. Untuk memperbaikinya, Ilham Bintang mesti datang langsung ke kantor tersebut. "Saya lalu menghubungi petinggi Indosat. Dua hari kemudian dia mengirimi surat resmi bahwa benar terjadi penggantian SIM Card pada 3 Januari pukul 21.02 di Gerai Indosat Bintaro XChange," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.