Layani 10 Tamu per Hari, Korban Prostitusi Alami Infeksi Kelamin

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepolisian Daerah Metro Jaya saat mengungkap sindikat penjual anak di bawah umur yang berkedok kafe di Jakarta Utara, Selasa, 21 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kepolisian Daerah Metro Jaya saat mengungkap sindikat penjual anak di bawah umur yang berkedok kafe di Jakarta Utara, Selasa, 21 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyerahkan 8 dari 10 anak korban prostitusi di Jakarta Utara ke Kementerian Sosial untuk mendapat perawatan kesehatan lebih lanjut. Salah satu tes kesehatan yang mereka lakukan ialah pemeriksaan HIV.

    "Sebab ada indikasi beberapa anak terkena infeksi di bagian kelaminnya," ujar Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Kementerian Sosial, Neneng Heryani di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Januari 2020.

    Neneng mengatakan pihaknya juga melakukan terapi kehidupan, agar anak-anak itu memahami berharganya hidup mereka saat ini. Kementerian Sosial juga membuka ruang konseling agar anak-anak bisa bercerita keresahan mereka.

    "Anak saat ini merasa malu dan rendah diri terhadap orang lain di sekitarnya," ujar Neneng.

    Terbongkarnya sindikat penjualan anak itu terjadi pada Senin, 13 Januari 2020. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 6 tersangka yang memiliki perannya masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.